Pengerjaan Paving Blok Diduga Asal-Asalan, Pekerja Tak Gunakan APD di Desa Kadu

Minggu, 7 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto papan informasi pekerjaan

Foto papan informasi pekerjaan

DENTUMNEWS.COM,Tangerang | Proses pemasangan paving blok di Desa Kadu, RT 02 RW 04, Kabupaten Tangerang menuai sorotan. Dari pantauan di lapangan, terlihat sejumlah kejanggalan dalam pelaksanaan proyek.Minggu,(07/09/2025)

Pemasangan paving terlihat tidak rata, sebagian paving menonjol sementara sebagian lain lebih rendah dari permukaan. Selain itu, celah antar-paving dibiarkan terbuka tanpa pengisian pasir yang memadai. Kondisi pondasi dasar juga diduga kurang padat sehingga berpotensi menyebabkan paving cepat bergelombang atau amblas.

Baca Juga :  Tabligh Akbar Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW Menggelegar di Desa Rancagong

Lebih lanjut, pola pemasangan paving terkesan asal-asalan karena tidak mengikuti garis lurus. Hal ini menimbulkan kesan proyek dikerjakan tanpa pengawasan ketat dan berpotensi menurunkan kualitas hasil akhir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ironisnya, para pekerja di lapangan terlihat tidak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) sesuai standar K3. Tidak ada helm proyek, sepatu safety, maupun sarung tangan yang digunakan. Padahal, pemasangan paving blok melibatkan aktivitas fisik berat dan berisiko cedera.

Baca Juga :  Fatal! Proyek U-Ditch Cukanggalih Asal Jadi, Tanpa Pengawas Kecamatan dan Abaikan Keselamatan Kerja

Suparta, aktivis dari LSM Harapan Rakyat Indonesia Maju (HARIMAU), mengecam pekerjaan tersebut.
“Ini jelas tidak sesuai prosedur. Selain hasil pengerjaan paving blok yang terlihat asal-asalan, pekerja juga dibiarkan tanpa APD. Itu berbahaya bagi keselamatan dan melanggar aturan K3. Kami menduga ada lemahnya pengawasan dari pihak terkait,” ujarnya.

Baca Juga :  CV. Wildan Sentosa Diduga Manipulasi Ketebalan Hotmix di Kecamatan Curug.

Selain itu, tidak terlihat adanya pelaksana proyek maupun pengawas dari pihak kecamatan di lokasi. Hal ini menambah pertanyaan publik terkait transparansi dan keseriusan pihak terkait dalam memastikan kualitas pekerjaan.

Penulis : Muhedi

Editor : Redaktur

Berita Terkait

CV Tapak Nurani Berkah Disorot, Proyek Paving Blok Diduga Tak Sesuai Spesifikasi
Atas Pembangunan Paving Block, Warga Kampung Grubuk Beri Apresiasi kepada Fikri Faiz Muhammad
Proyek Paving Block Rp83 Juta di Ranca Kelapa Disorot, Diduga Abaikan Standar Teknis dan K3
‎Diduga Proyek Drainase Yang Dikerjain Cv Putri Najwa Gunakan Udit Abal-Abal
Dugaan Skandal Proyek !! CV Matahari Terbit Pagi Garap U-Ditch Rp98 Juta di Tengah Genangan Air
CV Purnama Cipta Lestari Diduga Abaikan Mutu, Proyek Drainase Rp98 Juta Jadi Sorotan
Bau Tak Sedap Proyek Desa Bojong Kamal: Diduga Asal Jadi, Tak Pakai Mortar
Proyek Paving Blok “Siluman” di Legok Diduga Bermasalah: Tanpa Papan Proyek, Abaikan Teknis, Terindikasi Markup
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 08:13 WIB

CV Tapak Nurani Berkah Disorot, Proyek Paving Blok Diduga Tak Sesuai Spesifikasi

Jumat, 24 April 2026 - 11:56 WIB

Proyek Paving Block Rp83 Juta di Ranca Kelapa Disorot, Diduga Abaikan Standar Teknis dan K3

Senin, 20 April 2026 - 01:02 WIB

‎Diduga Proyek Drainase Yang Dikerjain Cv Putri Najwa Gunakan Udit Abal-Abal

Minggu, 19 April 2026 - 20:53 WIB

Dugaan Skandal Proyek !! CV Matahari Terbit Pagi Garap U-Ditch Rp98 Juta di Tengah Genangan Air

Minggu, 19 April 2026 - 17:37 WIB

CV Purnama Cipta Lestari Diduga Abaikan Mutu, Proyek Drainase Rp98 Juta Jadi Sorotan

Berita Terbaru