Fatal! Proyek U-Ditch Cukanggalih Asal Jadi, Tanpa Pengawas Kecamatan dan Abaikan Keselamatan Kerja

Minggu, 21 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto papan informasi pekerjaan

Foto papan informasi pekerjaan

DENTUMNEWS.COM,Tangerang | Proyek pembangunan saluran air U-Ditch di RT 004/008 Desa Cukanggalih, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, yang bersumber dari APBD Kabupaten Tangerang Tahun Anggaran 2025 senilai Rp 99.791.000 dan dikerjakan oleh CV Lestari Pratama Mandiri, menuai sorotan tajam.Sabtu,(20/09/2025).

Pantauan di lapangan menemukan sejumlah kesalahan teknis. U-Ditch dipasang tanpa lantai kerja beton, galian tidak rapi karena masih bercampur puing dan tanah bekas, pemasangan tidak sejajar karena diduga tanpa tali ukur, serta celah samping hanya ditimbun tanah bekas galian tanpa agregat yang dipadatkan. Kondisi ini berpotensi membuat saluran bergeser, retak, bahkan amblas.

Baca Juga :  ‎Dewan Hugo (Fraksi PDI Perjuangan) Resmikan Jalan Paving Blok di Binong, Warga Sambut Antusias‎

Aspek keselamatan kerja juga diabaikan. Sejumlah pekerja terlihat tanpa alat pelindung diri, bahkan tidak menggunakan alas kaki saat mengangkat dan memindahkan material U-Ditch yang berbobot berat. Situasi ini sangat berisiko menimbulkan cedera fatal apabila material terjatuh menimpa kaki. Ironisnya, di lokasi proyek tidak tampak keberadaan pelaksana maupun pengawas dari pihak kecamatan.

Aktivis LSM Harapan Rakyat Indonesia Maju (HARIMAU), Suparta, menegaskan bahwa proyek tersebut dikerjakan asal-asalan dan minim pengawasan.

“Dengan anggaran hampir seratus juta, seharusnya pekerjaan dilakukan secara profesional. Sayangnya, di lapangan malah tanpa lantai kerja, celah hanya ditimbun tanah bekas galian, pekerja tanpa alas kaki, bahkan tidak ada pelaksana maupun pengawas kecamatan. Ini jelas merugikan rakyat,” ujarnya.

Baca Juga :  ‎Diduga PT Sinergi Putra Pratama Olah Minyak BCO Menjadi Solar Tanpa Izin Resmi

Suparta juga meminta pihak terkait segera turun langsung ke lokasi untuk melakukan evaluasi agar penggunaan anggaran sesuai aturan dan hasil pekerjaan dapat bertahan lama. Ia menambahkan, pengawasan dari aparat pemerintah daerah, inspektorat, maupun DPRD sangat dibutuhkan agar persoalan serupa tidak terus berulang di proyek-proyek berikutnya.

Penulis : Muhedi

Editor : Redaktur

Berita Terkait

‎Diduga Proyek Drainase Yang Dikerjain Cv Putri Najwa Gunakan Udit Abal-Abal
Dugaan Skandal Proyek !! CV Matahari Terbit Pagi Garap U-Ditch Rp98 Juta di Tengah Genangan Air
CV Purnama Cipta Lestari Diduga Abaikan Mutu, Proyek Drainase Rp98 Juta Jadi Sorotan
Bau Tak Sedap Proyek Desa Bojong Kamal: Diduga Asal Jadi, Tak Pakai Mortar
Proyek Paving Blok “Siluman” di Legok Diduga Bermasalah: Tanpa Papan Proyek, Abaikan Teknis, Terindikasi Markup
Proyek Perbaikan Jembatan Sukabakti Curug Diduga Tidak Transparan
‎Warga Apresiasi Pembangunan Jalan Hotmix di Gang H. Ruyani, Sukabakti Curug‎
‎Warga Curug Kulon Berikan Apresiasi  atas Realisasi Pembangunan Jalan Hotmix
Berita ini 81 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 01:02 WIB

‎Diduga Proyek Drainase Yang Dikerjain Cv Putri Najwa Gunakan Udit Abal-Abal

Minggu, 19 April 2026 - 20:53 WIB

Dugaan Skandal Proyek !! CV Matahari Terbit Pagi Garap U-Ditch Rp98 Juta di Tengah Genangan Air

Minggu, 19 April 2026 - 17:37 WIB

CV Purnama Cipta Lestari Diduga Abaikan Mutu, Proyek Drainase Rp98 Juta Jadi Sorotan

Jumat, 17 April 2026 - 13:41 WIB

Bau Tak Sedap Proyek Desa Bojong Kamal: Diduga Asal Jadi, Tak Pakai Mortar

Kamis, 16 April 2026 - 23:47 WIB

Proyek Paving Blok “Siluman” di Legok Diduga Bermasalah: Tanpa Papan Proyek, Abaikan Teknis, Terindikasi Markup

Berita Terbaru