CV. Wildan Sentosa Diduga Manipulasi Ketebalan Hotmix di Kecamatan Curug.

Kamis, 28 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto saat pekerjaan

Foto saat pekerjaan

DENTUMNEWS.COM,Tangerang | Proyek pemeliharaan jalan aspal atau hotmix Rt 005 RW 009 Desa Cukanggalih, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, yang dikerjakan oleh CV.Wildan Sentosa menuai sorotan tajam dari masyarakat lokal dan pengamat. Proyek dengan anggaran mencapai Rp. 99.228,000 yang bersumber dari APBD Kabupaten Tangerang tahun 2025 dari Dinas Perumahan Pemukiman dan Pemakaman ( Perkim) diduga kuat tidak dikerjakan sesuai dengan spesifikasi, standar, maupun kualitas yang telah ditetapkan.

Foto papan informasi anggaran

Dengan jelas terpampang pada papan proyek, tulisan yang menyatakan

Baca Juga :  Proyek U-Ditch Bencongan Picu Ketakutan Lansia: "Halaman Rumah Saya Jadi Berbahaya"

“PROYEK INI DIBIAYAI DARI PAJAK YANG ANDA BAYAR

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menegaskan bahwa biaya yang digunakan bersumber dari kantong masyarakat. Hal ini meningkatkan tuntutan agar proyek tersebut harus sesuai dengan Rencana Anggaran Belanja (RAB) yang telah ditentukan.

Pantauan tim DentumNews.com di lokasi proyek menunjukkan bahwa kondisi hotmix yang diaplikasikan lebih tipis dari seharusnya, dengan pengurangan ketebalan antara 1 hingga 2 cm. Dugaan sengaja mengurangi ketebalan ini bertujuan untuk memperoleh keuntungan lebih besar dengan mengorbankan kualitas pekerjaan.

Baca Juga :  Polres Metro Tangerang Kota Patroli Jalan Kaki, Wujudkan Rasa Aman di Kawasan Keramaian Pasar Babakan

Saat awak media mencoba mengkonfirmasi di lapangan, para pekerja menyebut proyek ini milik seseorang bernama Aep. Namun ketika ditanya mengenai panjang jalan dan ketebalan aspal, para pekerja enggan memberikan keterangan lebih lanjut. Jawaban yang ditutupi ini semakin memperkuat dugaan adanya penyimpangan dalam pelaksanaan proyek.

Pengawasan dari pihak Dinas Perkim kabupaten tangerang juga dipertanyakan. Pasalnya, monitoring disebut hanya dilakukan ketika proyek hampir rampung, bukan sejak awal pelaksanaan. Lemahnya pengawasan ini dinilai memberi ruang bagi terjadinya pengurangan volume material dan kualitas pekerjaan yang tidak sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB)

Baca Juga :  Dugaan Skandal Proyek !! CV Matahari Terbit Pagi Garap U-Ditch Rp98 Juta di Tengah Genangan Air

Hingga saat ini, tindak lanjut dari pihak kontraktor dan Dinas Perkim belum bisa dikonfirmasi kembali. Masyarakat, yang merupakan penyandang dana proyek ini, sangat berharap ada transparansi lebih lanjut dan tindakan tegas terhadap segala bentuk kecurangan yang terjadi.

Penulis : Rudy_arra

Editor : Redaktur

Berita Terkait

Pelaksanaan Proyek Drainase di Panongan Dipertanyakan, Dugaan Pelanggaran Teknis dan K3 Mencuat
Tanpa Papan Informasi, Renovasi Eks Kelurahan Babakan Diduga Langgar Prinsip Keterbukaan Publik
‎Diduga Gunakan Material Bekas, Proyek Gapura Rp98 Juta DI Binong Disorot Keras LSM KDM
HCM: Rakor, Nobar hingga Makan Bersama Perkuat Kebersamaan di Curug Kulon
‎Diduga Abaikan Mutu dan Transparansi, Proyek Paving Block Rp119 Juta di Serdang Wetan Menuai Sorotan
Bangunan Indomaret Cimone Jaya Tak Kunjung Disegel: Satpol PP Diduga Mandul
‎Pekerjaan Pagar Makam Rp99 Juta Disorot, GNP Tipikor Minta Audit dan Evaluasi Menyeluruh
‎GNP Tipikor Soroti Proyek U-Ditch di Desa Rancagong, Diduga Asal Jadi dan Abaikan
Berita ini 65 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:33 WIB

Pelaksanaan Proyek Drainase di Panongan Dipertanyakan, Dugaan Pelanggaran Teknis dan K3 Mencuat

Kamis, 25 Juni 2026 - 11:13 WIB

Tanpa Papan Informasi, Renovasi Eks Kelurahan Babakan Diduga Langgar Prinsip Keterbukaan Publik

Minggu, 14 Juni 2026 - 18:09 WIB

‎Diduga Gunakan Material Bekas, Proyek Gapura Rp98 Juta DI Binong Disorot Keras LSM KDM

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:54 WIB

HCM: Rakor, Nobar hingga Makan Bersama Perkuat Kebersamaan di Curug Kulon

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:56 WIB

‎Diduga Abaikan Mutu dan Transparansi, Proyek Paving Block Rp119 Juta di Serdang Wetan Menuai Sorotan

Berita Terbaru