‎KNPI Kecamatan Legok Turun Langsung ke Lapangan, Survei Rumah Warga Tak Layak Huni di Cirarab

Rabu, 28 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DENTUMNEWS.COM,Tangerang | Kepedulian sosial kembali ditunjukkan oleh Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Legok. Bersama unsur kepemudaan dan pihak Kecamatan Legok, KNPI turun langsung meninjau rumah warga yang masuk kategori tidak layak huni dan direncanakan untuk program bedah rumah.

‎Survei lapangan ini dilakukan di Kampung Ciparay RT 04 RW 01, Desa Cirarab, Kecamatan Legok. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Rori selaku Ketua Pemuda, Ketua Umum Kepemudaan Romli yang akrab disapa Bopak, Ketua KNPI Kecamatan Legok Ade Irawan, Wakil Ketua Bidang Sosial KNPI Rifki, serta perwakilan dari Kecamatan Legok.

‎Dengan menyusuri langsung kondisi rumah warga, tim melihat secara nyata keterbatasan yang dialami masyarakat, mulai dari kondisi bangunan hingga aspek keamanan dan kenyamanan tempat tinggal.

‎Ketua KNPI Kecamatan Legok, Ade Irawan, menegaskan bahwa kehadiran KNPI bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk tanggung jawab moral pemuda terhadap lingkungan sosial.
‎“Pemuda harus hadir di tengah masyarakat. Survei ini kami lakukan agar program bedah rumah benar-benar tepat sasaran dan memberi dampak nyata bagi warga yang membutuhkan,” ujar Ade Irawan.

Baca Juga :  Camat Kelapa Dua Bungkam, Proyek Paving Blok Rp119 Juta Diduga Asal Jadi dan Abaikan K3



‎Senada dengan hal tersebut, Ketua Umum Kepemudaan, Romli alias Bopak, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan semangat gotong royong pemuda.
‎“Kami ingin memastikan warga yang benar-benar membutuhkan mendapatkan perhatian. Ini adalah gerakan kemanusiaan, dan pemuda harus menjadi garda terdepan dalam aksi sosial seperti ini,” tegas Romli.

‎Melalui kegiatan ini, KNPI Kecamatan Legok berharap program bedah rumah dapat segera direalisasikan serta menjadi pemicu kolaborasi yang lebih luas antara pemuda, pemerintah, dan elemen masyarakat lainnya demi menciptakan kehidupan yang lebih layak dan bermartabat.

Baca Juga :  Mengenaskan! Mutu Dipertanyakan: Proyek Hotmix di Legok Diduga Kurangi Bahan dan Ketebalan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Penetapan dan Pengambilan Nomor Urut Bakal Calon Ketua Karang Taruna Kecamatan Curug Periode 2025–2030

Penulis : Febi

Editor : Redaktur

Berita Terkait

‎Proyek Paving Blok Rp99 Juta di Kerjakan CV.Utama Putra Jaya Diduga Langgar Spesifikasi, Abaikan K3 dan Kangkangi Keterbukaan Informasi Publik
Koordinator Pengawas SMK Disdikbud KCD Herwan Toni Hadiri Pelepasan Angkatan Pertama SMKN 13 Kabupaten Tangerang
Diduga Oknum Security Black Owl Tantang Bupati dan Satpol PP: “Kita Tunggu Kok Gak Datang-DatangDatang”
‎Diduga Abaikan Standar Konstruksi dan K3, Proyek Gapura Desa Ciakar Rp134 Juta Disorot GNP Tipikor‎‎
‎Proyek U-Ditch Rp99 Juta Yang Dikerjakan Cv.Bintang Karya Diduga Tidak Sesuai spesifikasi “Transparansi Dipertanyakan
Camat Kelapa Dua Bungkam, Proyek Paving Blok Rp119 Juta Diduga Asal Jadi dan Abaikan K3
HCM Hadiri Apel Pagi di Kecamatan Curug, Refleksi Kinerja Responsif dan Berorientasi
‎SHM Warga “Dihabisi” Diduga AJB Fotokopi? Massa Geruduk Paramount Petals: Aroma Mafia Tanah Kian Menyengat!
Berita ini 63 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 00:52 WIB

‎Proyek Paving Blok Rp99 Juta di Kerjakan CV.Utama Putra Jaya Diduga Langgar Spesifikasi, Abaikan K3 dan Kangkangi Keterbukaan Informasi Publik

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:04 WIB

Koordinator Pengawas SMK Disdikbud KCD Herwan Toni Hadiri Pelepasan Angkatan Pertama SMKN 13 Kabupaten Tangerang

Minggu, 10 Mei 2026 - 23:52 WIB

Diduga Oknum Security Black Owl Tantang Bupati dan Satpol PP: “Kita Tunggu Kok Gak Datang-DatangDatang”

Minggu, 10 Mei 2026 - 08:48 WIB

‎Diduga Abaikan Standar Konstruksi dan K3, Proyek Gapura Desa Ciakar Rp134 Juta Disorot GNP Tipikor‎‎

Minggu, 10 Mei 2026 - 08:37 WIB

‎Proyek U-Ditch Rp99 Juta Yang Dikerjakan Cv.Bintang Karya Diduga Tidak Sesuai spesifikasi “Transparansi Dipertanyakan

Berita Terbaru