Betonisasi Dasana Indah Sarat Dugaan Ketidakjujuran: Test Slump Tak Dilakukan

Kamis, 27 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DENTUMNEWS.COM,Tangerang | Proyek betonisasi di kawasan Dasana Indah RT 004/015, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, menuai sorotan. Pekerjaan yang dilaksanakan pada Rabu (26/11/2025) itu diduga dilakukan tanpa pengawasan memadai serta tidak sesuai standar konstruksi.

Investigasi lapangan menemukan ketidaksesuaian data pada papan informasi proyek, yang seharusnya menyebut lokasi di RW 015 namun justru tertulis RW 05. Kondisi ini memunculkan pertanyaan serius mengenai standar survei awal oleh Dinas Perumahan, Pemukiman, dan Pemakaman Kabupaten Tangerang.

Proyek bernilai Rp 169.001.200, yang dikerjakan oleh CV Bani Adna Pratama, disebut banyak pihak dilakukan secara asal-asalan. Tim menemukan sebagian titik pengecoran tidak menggunakan bekisting. Bahkan, truk mixer pertama tidak dilakukan test slump, sehingga tidak diketahui apakah kualitas beton sesuai ketentuan atau tidak.

Saat dikonfirmasi terkait kekeliruan penulisan pada papan proyek, Ketua RW 015 Dasana Indah memberikan jawaban yang mengejutkan.

“Saya tidak tahu papan proyek ada di mana, dan kesalahan penulisan RW itu tidak penting buat saya. Yang penting tempat saya di cor,” ujar Ketua RW 015 Dasana Indah.

Sementara itu, pihak pengawas dari dinas mengaku tidak mengetahui kesalahan tersebut.

“Mohon maaf saya juga tidak tahu kalau ada penulisan yang salah di papan proyek. Nanti saya akan informasikan lagi ke pihak dinas. Hal ini memang simple tapi sangat fatal. Untuk volume pengerjaan panjangnya 130 meter dan lebar 3,5 meter,” tutur pengawas dinas.

Namun temuan di lapangan justru berbeda. Hasil pengukuran tim investigasi menunjukkan ketebalan beton hanya 9,98 cm, jauh di bawah standar betonisasi jalan lingkungan perkotaan yang umumnya berada di kisaran 12–15 cm.

Baca Juga :  ‎SHM Warga “Dihabisi” Diduga AJB Fotokopi? Massa Geruduk Paramount Petals: Aroma Mafia Tanah Kian Menyengat!

Sorotan keras juga datang dari unsur masyarakat sipil. Septrian, Ketua DPD LSM PPUK, menegaskan pihaknya akan mengambil langkah resmi

Baca Juga :  Koordinator Pengawas SMK Disdikbud KCD Herwan Toni Hadiri Pelepasan Angkatan Pertama SMKN 13 Kabupaten Tangerang

“Ini proyek yang dikerjakan tidak sesuai alamat. Kualitas betonisasi juga kurang dari yang sudah ditentukan di RAB. Saya akan kirim surat ke dinas terkait untuk melakukan kroscek ulang pekerjaan tersebut,” tegas Septrian

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Dinas Perkim dan pelaksana CV Bani Adna Pratama belum memberikan klarifikasi resmi terkait dugaan pekerjaan asal jadi, ketidaksesuaian data proyek, dan kualitas beton yang dipertanyakan.

Penulis : Red

Editor : Redaktur

Berita Terkait

‎Proses SPMB Berjalan Lancar, SMAN 17 Kabupaten Tangerang Masuki Tahapan MPLS
Pelaksanaan Proyek Drainase di Panongan Dipertanyakan, Dugaan Pelanggaran Teknis dan K3 Mencuat
‎LSM Harimau Gelar Santunan Anak Yatim/Piatu di Kadusirung, Dimeriahkan Atraksi Debus Khas Banten
Tanpa Papan Informasi, Renovasi Eks Kelurahan Babakan Diduga Langgar Prinsip Keterbukaan Publik
‎Diduga Gunakan Material Bekas, Proyek Gapura Rp98 Juta DI Binong Disorot Keras LSM KDM
‎Diduga Abaikan Mutu dan Transparansi, Proyek Paving Block Rp119 Juta di Serdang Wetan Menuai Sorotan
Perkuat Sinergitas dengan Tiga Pilar, PAC LSM Harimau Curug Serahkan SK Kepengurusan
Bangunan Indomaret Cimone Jaya Tak Kunjung Disegel: Satpol PP Diduga Mandul
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 16:50 WIB

‎Proses SPMB Berjalan Lancar, SMAN 17 Kabupaten Tangerang Masuki Tahapan MPLS

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:33 WIB

Pelaksanaan Proyek Drainase di Panongan Dipertanyakan, Dugaan Pelanggaran Teknis dan K3 Mencuat

Minggu, 28 Juni 2026 - 08:50 WIB

‎LSM Harimau Gelar Santunan Anak Yatim/Piatu di Kadusirung, Dimeriahkan Atraksi Debus Khas Banten

Kamis, 25 Juni 2026 - 11:13 WIB

Tanpa Papan Informasi, Renovasi Eks Kelurahan Babakan Diduga Langgar Prinsip Keterbukaan Publik

Minggu, 14 Juni 2026 - 18:09 WIB

‎Diduga Gunakan Material Bekas, Proyek Gapura Rp98 Juta DI Binong Disorot Keras LSM KDM

Berita Terbaru