DENTUMNEWS.COM,Tangerang | Pekerjaan saluran uditch di Cluster Mutiara Curug (CMC) 2, Desa Cukanggalih, RT 03 / RW 10, Kecamatan Curug, kembali menjadi sorotan publik. Selain tanpa papan informasi proyek, pekerjaan di lapangan juga dinilai tidak memenuhi standar konstruksi.
Hasil pantauan menunjukkan bahwa pemasangan uditch tidak menggunakan mortar sebagai lantai dasar, sehingga posisi dan kekuatan dudukan uditch diragukan. Selain itu, para pekerja terlihat tidak menggunakan alat pelindung diri (APD).

Kondisi ini mendapat respons tegas dari Suparta, perwakilan LSM HARIMAU. Ia menilai pelaksanaan pekerjaan sangat sembrono dan jauh dari standar teknik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Uditch wajib dipasang di atas mortar sebagai lantai dasar agar kokoh dan tidak bergeser. Jika dilewatkan, kekuatan konstruksi pasti bermasalah. Ini jelas merugikan masyarakat,” kata Suparta.
Suparta juga menyoroti aspek administrasi dan keselamatan kerja yang menurutnya sangat buruk.
“Tidak adanya papan informasi proyek menunjukkan minimnya keterbukaan. Pekerja dibiarkan tanpa APD, dan yang lebih fatal, tidak ada pengawas dari dinas terkait. Ini proyek publik, bukan pekerjaan asal-asalan,” tegasnya.


Ia menambahkan bahwa publik berhak mengetahui detail pekerjaan, termasuk anggaran, masa pelaksanaan, dan siapa pihak pelaksana.
Suparta memastikan bahwa LSM HARIMAU akan terus memantau pekerjaan tersebut, dan tidak segan menyampaikan temuan jika tidak ada perbaikan nyata.
“Kami minta dinas turun langsung dan mengecek ulang pekerjaan ini. Jangan sampai masyarakat dirugikan akibat mutu pekerjaan yang tidak sesuai standar,” tutupnya.
Penulis : Muhedi
Editor : Redaktur


















