DENTUMNEWS.COM,Tangerang | Keberadaan oknum mata elang (matel) yang kerap dikeluhkan masyarakat kembali menjadi sorotan. Kali ini, dua warga berinisial RM dan D diduga menjadi korban pengeroyokan dan penganiayaan oleh sekelompok oknum matel di Jalan PLP Curug, Kabupaten Tangerang, Selasa (9/6/2026).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu RM dan D sepulang dari Klinik Suci Medical di Kampung Ciakar menuju arah Curug untuk mencari tempat steam guna mencuci kendaraan mereka. Ketika tiba di Jalan PLP Curug, tepatnya di samping Gang Vihara RT 01 RW 07, Kelurahan Curug Kulon, keduanya melihat sekelompok orang yang diduga merupakan mata elang sedang beroperasi di lokasi tersebut.
Merasa aktivitas tersebut meresahkan masyarakat, RM dan D kemudian mendatangi kelompok tersebut dan menegur agar tidak beroperasi di kawasan tersebut. Namun, teguran tersebut diduga tidak diterima dengan baik hingga terjadi cekcok yang berujung pada dugaan pengeroyokan dan penganiayaan terhadap kedua korban.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Akibat kejadian tersebut, RM mengalami luka memar dan lecet pada bagian lengan kiri dan kanan serta merasakan nyeri pada bagian punggung akibat beberapa pukulan yang diduga menggunakan helm. Sementara itu, D mengalami benjolan atau pembengkakan pada bagian kepala akibat pukulan yang diterimanya saat insiden berlangsung.

Atas kejadian tersebut, kedua korban melaporkan
peristiwa yang dialaminya ke Polsek Curug. Laporan tersebut telah diterima dengan Nomor: TBL/101/B/VI/2026/Polsek Curug/Polres Tangerang Selatan.
Kuasa hukum korban, Erik, menyampaikan bahwa laporan kliennya telah diterima dan berharap proses hukum berjalan secara profesional, objektif, dan transparan.
“Kami berharap proses hukum berjalan sebagaimana mestinya dan para pelaku dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Erik.
Erik juga meminta para aktivis dan rekan-rekan media untuk turut mengawal kasus tersebut hingga selesai guna memastikan para korban mendapatkan keadilan.
Sebagai bentuk dukungan moril kepada korban, sejumlah aktivis dari berbagai elemen masyarakat turut mendatangi Polsek Curug. Di antaranya aktivis dari LSM Harimau dan LSM KDM Masyarakat yang hadir untuk memberikan dukungan kepada RM dan D serta menunjukkan kepedulian terhadap penegakan hukum dan perlindungan masyarakat dari dugaan tindak kekerasan.
Para aktivis berharap aparat penegak hukum (APH) dapat mengusut tuntas laporan tersebut secara profesional, objektif, dan transparan. Mereka juga mendesak agar dilakukan penindakan tegas terhadap oknum-oknum yang diduga melakukan tindakan melanggar hukum dan meresahkan masyarakat.
Kasus ini pun menjadi perhatian publik. Masyarakat berharap Polsek Curug dapat mengungkap para pelaku dan menindak tegas siapa pun yang terbukti terlibat dalam dugaan pengeroyokan tersebut.


Warga juga meminta aparat untuk menertibkan aktivitas oknum mata elang yang dinilai kerap menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengungkap seluruh fakta terkait peristiwa tersebut. Masyarakat pun mendesak aparat penegak hukum bertindak tegas, profesional, dan transparan dalam menangani kasus ini demi memberikan rasa keadilan bagi korban serta menciptakan rasa aman di tengah masyarakat dari aksi-aksi kekerasan yang meresahkan.
Penulis : Rudy_ara


















