Musrenbang Kecamatan Curug Tahun 2027 Tekankan Optimalisasi Industri, Perdagangan, dan Ketahanan Pangan Berkelanjutan

Selasa, 20 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DENTUMNEWS.COM,Tangerang | Pemerintah Kecamatan Curug menyelenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kecamatan Curug Tahun 2027 pada Selasa, 20 Januari 2026, bertempat di Gedung Serba Guna (GSG) Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang. Kegiatan ini mengusung tema “Optimalisasi Sektor Industri, Perdagangan, dan Ketahanan Pangan Berbasis Keberlanjutan” sebagai upaya strategis dalam menyusun arah pembangunan yang selaras dengan kebutuhan dan potensi masyarakat.

Musrenbang Kecamatan Curug dihadiri oleh sejumlah unsur legislatif dan pejabat daerah, di antaranya Anggota DPRD Provinsi Banten Fraksi PDI Perjuangan Muklis Klay, Anggota DPRD Provinsi Banten Fraksi Partai Golkar Muhammad Faizal, serta Anggota DPRD Kabupaten Tangerang Fraksi PKS Imam Sucipto. Turut hadir pula jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Tangerang.
Selain unsur pemerintahan, kegiatan ini juga dihadiri oleh tokoh masyarakat, tokoh agama, serta unsur TNI dan Polri, sebagai wujud sinergi dan kebersamaan dalam mendukung perencanaan pembangunan yang partisipatif, inklusif, dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Grandong Community Tangerang Bagikan Takjil dan Santuni Anak Yatim di Jatiuwung

Dalam sambutannya, Camat Curug Arif Rahman Hakim, S.STP., M.Si. menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat, kolaborasi lintas sektor, serta sinkronisasi program desa dan kelurahan dengan prioritas pembangunan Kabupaten Tangerang. Ia menyampaikan bahwa jumlah penduduk Kecamatan Curug saat ini mencapai 170.348 jiwa, sehingga dibutuhkan perencanaan pembangunan yang matang, efektif, dan tepat sasaran.

“Dengan jumlah penduduk yang besar, Kecamatan Curug membutuhkan perencanaan pembangunan yang terarah dan berkelanjutan. Diperlukan sinergi antara pemerintah, DPRD, aparat keamanan, serta masyarakat agar program pembangunan benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata,” ujar Arif Rahman Hakim.

Melalui forum Musrenbang ini, berbagai aspirasi dan usulan masyarakat dibahas secara terbuka, khususnya yang berkaitan dengan penguatan ekonomi lokal, pemberdayaan pelaku usaha, peningkatan sektor industri dan perdagangan, serta penguatan ketahanan pangan berbasis keberlanjutan. Seluruh hasil Musrenbang Kecamatan Curug ini selanjutnya akan menjadi bahan pembahasan pada tahapan perencanaan pembangunan di tingkat Kabupaten Tangerang.

Baca Juga :  ‎‎Masyarakat Desa Rancagong Surati ATR/BPN Kabupaten Tangerang, Minta Kepastian Hukum atas Tanah yang Diklaim Kodam Jaya

Sementara itu, Anggota DPRD Provinsi Banten Muhammad Faizal mengapresiasi sinergi yang terjalin antara legislatif, eksekutif, dan masyarakat dalam pelaksanaan Musrenbang. Ia berharap forum ini mampu menghasilkan prioritas pembangunan yang realistis, terukur, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat serta dapat dikawal bersama hingga tahap pelaksanaan.

Di kesempatan yang sama, Anggota DPRD Kabupaten Tangerang Imam Sucipto menegaskan bahwa Musrenbang merupakan forum strategis dalam menyelaraskan usulan pembangunan desa dan kelurahan dengan arah kebijakan pembangunan daerah.Ia menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pemangku kepentingan serta fokus pada isu-isu strategis seperti infrastruktur, kesehatan, pendidikan, dan pengentasan kemiskinan, guna menghasilkan perencanaan pembangunan yang akurat dan efektif.

Penulis : Team

Editor : Redaktur

Berita Terkait

‎Sosialisasi Penerima Bantuan Rehabilitasi RTLH Tahun Anggaran 2026 Digelar di Desa Babat‎
‎Camat Legok Turun Langsung Pantau Pelayanan Akte Kelahiran, Warga Merasa Lebih Mudah dan Terbantu‎
‎Proyek Paving Blok Rp99 Juta di Kerjakan CV.Utama Putra Jaya Diduga Langgar Spesifikasi, Abaikan K3 dan Kangkangi Keterbukaan Informasi Publik
Koordinator Pengawas SMK Disdikbud KCD Herwan Toni Hadiri Pelepasan Angkatan Pertama SMKN 13 Kabupaten Tangerang
Diduga Oknum Security Black Owl Tantang Bupati dan Satpol PP: “Kita Tunggu Kok Gak Datang-DatangDatang”
‎Diduga Abaikan Standar Konstruksi dan K3, Proyek Gapura Desa Ciakar Rp134 Juta Disorot GNP Tipikor‎‎
‎Proyek U-Ditch Rp99 Juta Yang Dikerjakan Cv.Bintang Karya Diduga Tidak Sesuai spesifikasi “Transparansi Dipertanyakan
Camat Kelapa Dua Bungkam, Proyek Paving Blok Rp119 Juta Diduga Asal Jadi dan Abaikan K3
Berita ini 68 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 02:27 WIB

‎Sosialisasi Penerima Bantuan Rehabilitasi RTLH Tahun Anggaran 2026 Digelar di Desa Babat‎

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:02 WIB

‎Camat Legok Turun Langsung Pantau Pelayanan Akte Kelahiran, Warga Merasa Lebih Mudah dan Terbantu‎

Minggu, 17 Mei 2026 - 00:52 WIB

‎Proyek Paving Blok Rp99 Juta di Kerjakan CV.Utama Putra Jaya Diduga Langgar Spesifikasi, Abaikan K3 dan Kangkangi Keterbukaan Informasi Publik

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:04 WIB

Koordinator Pengawas SMK Disdikbud KCD Herwan Toni Hadiri Pelepasan Angkatan Pertama SMKN 13 Kabupaten Tangerang

Minggu, 10 Mei 2026 - 23:52 WIB

Diduga Oknum Security Black Owl Tantang Bupati dan Satpol PP: “Kita Tunggu Kok Gak Datang-DatangDatang”

Berita Terbaru