Banjir Binong, Masyarakat Jadi Korban Pengembang Aryana

Jumat, 30 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto kondisi dalam keadaan banjir

Foto kondisi dalam keadaan banjir

DENTUMNEWS.COM,Tangerang | Banjir yang melanda Perumahan Binong Permai tampaknya tak kunjung menemukan solusi. Masyarakat setempat merasa kecewa dengan janji-janji yang disampaikan oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang, terutama ketika hujan deras mengguyur wilayah ini selama satu jam, yang selalu berujung pada banjir.

Salah satu penyebab utama banjir di Perumahan Binong adalah maraknya pembangunan perumahan dan cluster di Kecamatan Curug yang tidak mempertimbangkan dampak lingkungan. Pembangunan Perumahan Aryana, yang diduga belum menyerahkan fasilitas umum (fasum) dan lahan untuk tandon air, menjadi sorotan utama. Bambang, seorang warga, mengungkapkan keprihatinannya, “Pemerintah Kabupaten Tangerang saya nilai gagal menyelesaikan masalah banjir. Hingga saat ini, tandon saja belum dikerjakan. Apakah pengembang Aryana belum menyerahkan? Apakah pemerintah takut kepada pengembang?”

Baca Juga :  Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek Hotmix di Komplek PUPR Kelapa Dua Tanpa Papan Informasi‎

Bambang juga menegaskan bahwa Bupati, Gubernur, Camat, dan Lurah hanya memberikan pernyataan tanpa tindakan nyata. “Dari tahun ke tahun, mana ada solusi?” tegasnya.

Di sisi lain, Chris, seorang warga lainnya, berharap agar pemerintah dapat segera mengatasi masalah banjir di Perumahan Binong Permai. Ia juga meminta dukungan dari Anggota DPRD Kabupaten Tangerang untuk mendorong pembangunan tandon air. “Prioritas penanganan banjir saat ini harus menjadi perhatian serius. Jangan hanya berbicara, tetapi harus berani menegur pengembang yang tidak mematuhi aturan dalam pembangunannya,” imbuhnya.

Baca Juga :  BERITA SOSIAL: Membantu Adik Yatim Siti Aulia Rahmawati yang Mengidap Penyakit Lumpuh

Masyarakat Perumahan Binong Permai menantikan tindakan nyata dari pemerintah dan pengembang untuk mengatasi masalah banjir yang telah mengganggu kehidupan sehari-hari mereka. Harapan akan solusi yang berkelanjutan menjadi harapan bersama untuk masa depan yang lebih baik.

Penulis : Red

Editor : Redaksi

Berita Terkait

‎VIRAL: Mobil Program MBG Tabrak Siswa di SDN Kalibaru 01, Banyak Korban Terluka
Betonisasi Jalan Pedesaan di Bojong Indah: Upaya Pemerintah Desa untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Selamat dan Sukses kepada Dr. Ade Irfansyah, S.T., M.T. atas Keberhasilan Ujian Terbuka Disertasi di Universitas Negeri Surabaya
Perkuat Sinergitas Antara Polri Dan Masyarakat, Kamtibmas Polsek Neglasari Ngopi Bareng Warga Neglasari RW 01
Era Baru Pendidikan di Tangerang: Wajib Belajar 13 Tahun Dimulai 2025, Ini Strategi Pemerintah
‎Pohon Tumbang di Curug Wetan, Ketua RW Gerak Cepat Koordinasikan Penanganan‎
Aksi Mulia Pendekar Bar: Rutin Santuni Anak Yatim dan Janda Lansia di Curug Sangereng
Jalan Kampung Malang Hancur Akibat Proyek Perumahan, Warga Tagih Janji Developer
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Desember 2025 - 15:24 WIB

‎VIRAL: Mobil Program MBG Tabrak Siswa di SDN Kalibaru 01, Banyak Korban Terluka

Kamis, 6 November 2025 - 23:25 WIB

Selamat dan Sukses kepada Dr. Ade Irfansyah, S.T., M.T. atas Keberhasilan Ujian Terbuka Disertasi di Universitas Negeri Surabaya

Kamis, 6 November 2025 - 22:52 WIB

Perkuat Sinergitas Antara Polri Dan Masyarakat, Kamtibmas Polsek Neglasari Ngopi Bareng Warga Neglasari RW 01

Rabu, 5 November 2025 - 18:36 WIB

Era Baru Pendidikan di Tangerang: Wajib Belajar 13 Tahun Dimulai 2025, Ini Strategi Pemerintah

Selasa, 4 November 2025 - 19:27 WIB

‎Pohon Tumbang di Curug Wetan, Ketua RW Gerak Cepat Koordinasikan Penanganan‎

Berita Terbaru