DENTUMNEWS.COM. TANGERANG | Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) terus menunjukkan komitmennya dalam membenahi infrastruktur jalan. Secara bertahap, perbaikan jalan provinsi yang berada di wilayah Kabupaten Tangerang mulai dilaksanakan. Salah satu fokus utama saat ini adalah ruas jalan penghubung Tigaraksa – Citeras, yang selama ini menjadi akses vital masyarakat serta jalur distribusi barang antarkecamatan.

Melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengelolaan Jalan dan Jembatan (PJJ) Wilayah Tangerang, upaya perbaikan dilakukan secara bertahap, menyasar titik-titik jalan yang mengalami kerusakan sedang hingga berat. Tambal sulam dengan hotmix maupun pemadatan batu agregat menjadi metode utama dalam penanganan sementara.
“Alhamdulillah, kami saat ini tengah memperbaiki ruas jalan provinsi di Kabupaten Tangerang. Memang belum menyeluruh, tapi kami lakukan bertahap sesuai skala prioritas dengan metode tambal sulam menggunakan hotmix atau batu agregat,” ungkap Ali Sutopo, Pelaksana Teknis UPTD PJJ Tangerang, Jumat (11/4/2025).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, berbagai ruas jalan provinsi memang masih mengalami kerusakan akibat berbagai faktor, terutama karena tingginya intensitas kendaraan berat yang melintas dengan muatan di atas tonase yang ditentukan. Hal inilah yang memicu kerusakan cepat pada struktur jalan.
“Banyak truk dengan muatan melebihi kapasitas yang melintas setiap hari. Ini salah satu penyebab utama kenapa jalan provinsi di Kabupaten Tangerang sering kali rusak dan pecah-pecah,” jelasnya.
Saat ini, penanganan darurat dilakukan di sejumlah titik, termasuk di Jalan Raya Cisoka. Perbaikan sementara dilakukan dengan menghampar dan memadatkan batu agregat agar permukaan jalan bisa dilintasi dengan lebih nyaman oleh masyarakat.
“Semalam kami sudah mulai perbaikan di Jalan Raya Cisoka, dan hari ini pun masih berlanjut. Kami ingin pastikan jalan ini setidaknya aman dan nyaman dilalui sambil menunggu program rehabilitasi permanen,” imbuh Ali.
Penanganan bersifat sementara ini dilakukan sembari menunggu pelaksanaan program rehabilitasi jalan dengan konstruksi betonisasi baru. Jalan Raya Cisoka, menurut Ali, telah masuk dalam rencana kerja Bidang Bina Marga DPUPR Banten dan akan menjadi bagian dari program prioritas tahun ini.
“Jalan Cisoka–Tigaraksa akan menjadi salah satu fokus utama kami tahun ini. Rehabilitasi akan dilakukan dengan panjang penanganan mencapai satu kilometer. Namun tetap kami dahulukan titik-titik dengan kerusakan paling parah,” jelasnya.
Sementara itu, ruas jalan lain seperti Cisoka–Adiyasa juga masuk dalam daftar perbaikan, dengan pendekatan bertahap yang menyesuaikan dengan tingkat kerusakan dan ketersediaan anggaran. DPUPR Banten memastikan bahwa meskipun pekerjaan dilakukan bertahap, kualitas dan kenyamanan pengguna jalan tetap menjadi prioritas utama.
Ali menegaskan, jalan-jalan provinsi yang rusak tidak akan dibiarkan terlalu lama. Selain tambal sulam sementara, dalam waktu dekat beton-beton yang rusak akan dibongkar dan diganti dengan struktur beton baru yang lebih kokoh dan tahan lama.
Dengan perbaikan ini, masyarakat diharapkan dapat segera menikmati akses jalan yang lebih baik, aman, dan mendukung kelancaran aktivitas ekonomi serta mobilitas sehari-hari. DPUPR Banten juga mengajak masyarakat untuk turut menjaga infrastruktur dengan mematuhi aturan tonase dan menjaga kebersihan jalan.
“Kami mohon doa dan dukungan masyarakat agar proses perbaikan ini berjalan lancar. Peran serta semua pihak sangat penting untuk menciptakan jalan provinsi yang layak dan berkualitas,” tutup Ali.Perbaikan Jalan Provinsi di Kabupaten Tangerang Dimulai Bertahap, Cisoka-Tigaraksa Jadi Prioritas


















