Polres Tangsel Berhasil Ungkap Penculikan dan Kekerasan Seksual Pada Anak

Rabu, 18 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DENTUMNEWS.COM, Tangerang |
Polres Tangerang Selatan (Tangsel) berhasil mengungkap 4 kasus penculikan dan kekerasan seksual pada anak. Kasus ini terjadi dalam kurun waktu Juli hingga September 2024 dan tahun 2023.

Kapolres Tangsel, AKBP Victor Daniel Henry Inkiriwang, SH.,S.I.K., M.Si. Mengatakan, kasus pertama merupakan
kasus penculikan dan pencabulan pada anak yang terjadi pada Minggu, 08 September 2024 di Jalan Perumahan, Kelurahan Jelupang Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Terangka MB laki-laki berusia 49 tahun menculik dan mencabuli korban A berusia 11 tahun. Modus yang dilakukan tersangka adalah dengan cara menghampiri korban lalu menawarkan korban dan dua orang temannya untuk diantarkan pulang sampai ke rumah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tersangka juga menjanjikan mereka akan diberikan uang Rp 20 ribu. Dalam perjalanan, tersangka menurunkan teman korban dan hanya membawa korban hingga dilakukan pencabulan.

Baca Juga :  ‎Kontrak Habis, Perumda Tangerang Diduga Lakukan Lelang Diam-Diam: Juru Parkir Pasar Curug Tolak PT Baru Masuk

“Tersangka berupaya mencari korban anak dibawah umur yang dapat dibawa pergi dengan mengiming-imingi korban akan diberikan sejumlah uang. Setelah berhasil membawa pelaku, tersangka mengancam akan melakukan kekerasan jika tidak mau menuruti permintaan tersangka untuk melakukan tindakan asusila,” ungkap Victor dalam konfrensi pers ungkap kasus di Mapolres Tangsel, Selasa, (17/09/2024).

Victor menjelaskan kasus kedua terjadi pada bulan Oktober tahun 2023 di sebuah rumah yang berada di Kelurahan Pondok Pucung Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangsel.

Korban berinisial F, anak perempuan berusia 11 Tahun dicabuli tersangka H laki-laki berusia 51 Tahun yang merupakan bapak tiri korban. Tindak asusila yang dilakukan tersangka terhadap korban bahkan telah terjadi sejak tahun 2014.

Baca Juga :  Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2024 Bakal Digelar di Tiga Tempat Situbondo, Baturaja Dan Karawang

Dari hasil penyidikan terungkap bahwa tersangka merasa terpancing hasrat seksualnya ketika tersangka dan koban berdua di dalam rumah dalam kondisi sepi.

Selanjutnya tersangka menyalurkan hasrat seksualnya terhadap korban dengan melakukan tindakan asusila terhadap korban.

“Setelah melakukan tindakan asusila terhadap korban, tersangka memberikan sejumlah uang kepada korban agar korban tidak memberitahukan perbuatan tersangka H kepada siapa pun,” jelas Victor.

Victor melanjutkan, kasus ketiga terjadi pada bulan Agustus tahun 2024, di sebuah rumah di Kelurahan Pondok Pucung, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangsel.

Korban berisial N, Perempuan umur 15 Tahun, dicabuli tesangka berinisial S.H laki-laki berumur 45 Tahun yang merupakan bapak kandung korban. Tersangka sudah mencabuli korban sebanyak 3 kali.

“Modus yang dilakukan tersangka menurut Victor adalah tersangka memasuki kamar tidur korban, lalu tersangka membelai bagian punggung korban yang sedang tidur, kemudian hasrat seksual tersangka muncul dan terjadilah tindakan asusila tersebut,” ungkap Victor.

Baca Juga :  Cafe X Dia Tempat Nongkrong Yang Nyaman

Kasus keempat dijelaskan Victor terjadi pada 4 Juli tahun 2024 di Taman Jajan, Desa Cibogo, Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang. Korban bejumlah 7 orang anak dibawah umur yang pelakunya kuga merupakan anak dibawah umur.

Tersangka R, laki-laki, berusia13 Tahun mencabuli ke-7 tersangka di taman bermain di Taman Jajan, Desa Cibogo, Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang, setelah itu korban dengan teman-temanya bertemu dengan ABH.

“Satu persatu korban diminta membuka celana mereka oleh tersangka. Jika tidak mau, akan dipukul,” Ujarnya.

Sebelumnya, dugaan pelecehan seksual terhadap anak dibawah umur yang terjadi di kawasan Cisauk, Tangerang saat ini sudah naik ke penyidikan.

Penulis : Doni

Editor : Hilal R

Berita Terkait

Waspada! Maling Motor Beraksi Siang Hari di SPBU Curug, Terekam Jelas CCTV
Penemuan Jenazah Bayi Gegerkan Warga Kelapa Dua, Polisi Turunkan Unit PPA dan K9
Sepekan Operasi, Polsek Curug Bongkar Kasus Curat, Narkoba hingga Gas Subsidi
‎Diduga Lelang Sepihak, BCA Ajukan Aset Nasabah ke KPKNL II Tanpa Persetujuan Pemilik Lahan
Desak Usut Tuntas Dugaan Korupsi Sponsorship MXGP, Massa Geruduk Kejati NTB
Kejati Selidiki Dugaan Korupsi Sponsorship Bank NTB di MXGP 2023
‎Polsek Curug dan LSM Pakar Sepakat Perkuat Sinergi Membangun Keamanan Wilayah
‎LSM Harimau Banten Kukuhkan Pengurus Baru, Perkuat Konsolidasi dan Komitmen untuk Rakyat‎
Berita ini 105 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 19:23 WIB

Waspada! Maling Motor Beraksi Siang Hari di SPBU Curug, Terekam Jelas CCTV

Sabtu, 28 Maret 2026 - 09:44 WIB

Penemuan Jenazah Bayi Gegerkan Warga Kelapa Dua, Polisi Turunkan Unit PPA dan K9

Jumat, 13 Februari 2026 - 23:21 WIB

Sepekan Operasi, Polsek Curug Bongkar Kasus Curat, Narkoba hingga Gas Subsidi

Kamis, 11 Desember 2025 - 11:56 WIB

‎Diduga Lelang Sepihak, BCA Ajukan Aset Nasabah ke KPKNL II Tanpa Persetujuan Pemilik Lahan

Jumat, 14 November 2025 - 17:26 WIB

Desak Usut Tuntas Dugaan Korupsi Sponsorship MXGP, Massa Geruduk Kejati NTB

Berita Terbaru