‎Warga Datangi Kantor Desa, Pertanyakan Penonaktifan Ketua RW 04 Curug Wetan

Senin, 13 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DENTUMNEWS.COM,Tangerang | Polemik penonaktifan Ketua RW 04 Desa Curug Wetan, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, memicu reaksi warga. Sejumlah masyarakat mendatangi kantor desa untuk meminta kepastian sekaligus menyampaikan aspirasi mereka secara langsung. Senin (13/04/2026).

‎Kedatangan warga tersebut turut membawa hasil petisi yang berisi dukungan agar Ketua RW 04 tetap dipertahankan. Petisi itu disebut sebagai bentuk suara sebagian masyarakat yang merasa masih membutuhkan kepemimpinan yang ada saat ini.

‎Dalam musyawarah yang digelar di kantor desa, suasana berlangsung cukup dinamis. Perwakilan warga secara bergantian menyampaikan pendapat dan alasan mereka.

Baca Juga :  Mengenaskan! Mutu Dipertanyakan: Proyek Hotmix di Legok Diduga Kurangi Bahan dan Ketebalan


Salah satu warga yang hadir menyampaikan,
‎“Kami datang ke sini bukan untuk membuat keributan, tapi ingin kejelasan. Ketua RW kami masih kami butuhkan, dan itu terbukti dari banyaknya warga yang menandatangani petisi ini,” ujarnya.

‎Warga lainnya juga berharap keputusan dapat diambil secara adil dan mempertimbangkan suara masyarakat.

‎“Harapan kami sederhana, keputusan ini jangan sepihak. Dengarkan juga suara warga yang selama ini merasakan langsung kinerja Ketua RW,” tambahnya.

‎Menanggapi hal tersebut, pihak pemerintah desa menyatakan terbuka terhadap aspirasi masyarakat.

‎Perwakilan desa mengatakan,
‎“Kami menerima dan menampung semua aspirasi warga. Apa yang disampaikan hari ini akan menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah desa,” ungkapnya.

‎Namun demikian, pihak desa juga menegaskan bahwa kewenangan keputusan tetap berada pada kepala desa.

Baca Juga :  RW Dipecat Sepihak, Ketum AMPPL Indonesia Ingatkan: Tanpa Bukti Bisa Berujung Fitnah dan Pidana
Salah satu warga tunjukan petisi dukungan untuk ketua RW 04 (Selamet Riyadi)

‎‎“Secara aturan, keputusan akhir ada pada kepala desa. Kami akan menyampaikan seluruh hasil musyawarah ini untuk dipertimbangkan lebih lanjut,” jelasnya.

‎Musyawarah tersebut diharapkan menjadi ruang dialog yang konstruktif antara warga dan pemerintah desa, sehingga keputusan yang diambil nantinya dapat diterima semua pihak serta menjaga kondusivitas lingkungan Desa Curug Wetan.

Hingga berita ini diturunkan, warga masih menunggu keputusan resmi dari kepala desa terkait tindak lanjut atas aspirasi yang telah disampaikan

Penulis : Team

Editor : Redaktur

Berita Terkait

‎Sosialisasi Penerima Bantuan Rehabilitasi RTLH Tahun Anggaran 2026 Digelar di Desa Babat‎
‎Proyek Paving Blok Rp99 Juta di Kerjakan CV.Utama Putra Jaya Diduga Langgar Spesifikasi, Abaikan K3 dan Kangkangi Keterbukaan Informasi Publik
Koordinator Pengawas SMK Disdikbud KCD Herwan Toni Hadiri Pelepasan Angkatan Pertama SMKN 13 Kabupaten Tangerang
Diduga Oknum Security Black Owl Tantang Bupati dan Satpol PP: “Kita Tunggu Kok Gak Datang-DatangDatang”
‎Diduga Abaikan Standar Konstruksi dan K3, Proyek Gapura Desa Ciakar Rp134 Juta Disorot GNP Tipikor‎‎
‎Proyek U-Ditch Rp99 Juta Yang Dikerjakan Cv.Bintang Karya Diduga Tidak Sesuai spesifikasi “Transparansi Dipertanyakan
Camat Kelapa Dua Bungkam, Proyek Paving Blok Rp119 Juta Diduga Asal Jadi dan Abaikan K3
HCM Hadiri Apel Pagi di Kecamatan Curug, Refleksi Kinerja Responsif dan Berorientasi
Berita ini 78 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 02:27 WIB

‎Sosialisasi Penerima Bantuan Rehabilitasi RTLH Tahun Anggaran 2026 Digelar di Desa Babat‎

Minggu, 17 Mei 2026 - 00:52 WIB

‎Proyek Paving Blok Rp99 Juta di Kerjakan CV.Utama Putra Jaya Diduga Langgar Spesifikasi, Abaikan K3 dan Kangkangi Keterbukaan Informasi Publik

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:04 WIB

Koordinator Pengawas SMK Disdikbud KCD Herwan Toni Hadiri Pelepasan Angkatan Pertama SMKN 13 Kabupaten Tangerang

Minggu, 10 Mei 2026 - 23:52 WIB

Diduga Oknum Security Black Owl Tantang Bupati dan Satpol PP: “Kita Tunggu Kok Gak Datang-DatangDatang”

Minggu, 10 Mei 2026 - 08:48 WIB

‎Diduga Abaikan Standar Konstruksi dan K3, Proyek Gapura Desa Ciakar Rp134 Juta Disorot GNP Tipikor‎‎

Berita Terbaru