DENTUMNEWS.COM,Tangerang | Di tengah suasana Ramadan yang penuh berkah, semangat persaudaraan para pendekar pencak silat terasa kuat dalam kegiatan berbagi takjil dan buka puasa bersama yang digelar Mas Agus Rianto Persaudaraan Rasa Tunggal Cabang Tangerang bersama IPSI Kecamatan Legok, di Jl. Vihara Curug, Perum Duta Asri, Kabupaten Tangerang. Sabtu (7/3/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam mempererat silaturahmi lintas perguruan pencak silat, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kehormatan dan marwah pencak silat sebagai warisan budaya bangsa.
Acara diawali dengan kegiatan berbagi takjil kepada para pengguna jalan dan warga sekitar. Ratusan paket takjil dibagikan kepada masyarakat yang melintas di kawasan tersebut sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan suci Ramadan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Setelah kegiatan berbagi takjil, para peserta melanjutkan agenda buka puasa bersama yang berlangsung penuh keakraban dan kekeluargaan. Momentum tersebut menjadi ajang mempererat hubungan antar anggota perguruan pencak silat yang hadir dari berbagai wilayah di Tangerang.
Dalam kesempatan tersebut, Mas Agus Rianto mengajak seluruh elemen perguruan silat untuk terus menjaga persatuan serta menjunjung tinggi nilai-nilai luhur pencak silat sebagai warisan budaya bangsa.
“Kami mengajak seluruh keluarga besar pencak silat untuk hadir dan menyukseskan ajang silaturahmi lintas perguruan, khususnya yang berada diwilayah Kecamatan Legok. Mari bersama-sama menjaga marwah pencak silat sebagai budaya bangsa yang penuh nilai persaudaraan dan kehormatan,” ujar Agus Rianto.
Menurutnya, kegiatan sosial seperti ini dapat menjadi contoh positif bagi generasi muda dalam menjaga kebersamaan, memperkuat solidaritas, serta menciptakan suasana yang kondusif di tengah masyarakat.
Tokoh wilayah Perum Duta Asri, Wibowo Budi Utomo turut mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai momentum Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk mempererat hubungan antar perguruan pencak silat.
“Pencak silat mengajarkan nilai persaudaraan, kedisiplinan, dan penghormatan antar sesama. Kegiatan seperti ini sangat positif karena mampu mempertemukan para pendekar dari berbagai perguruan dalam suasana kebersamaan,” ungkapnya.
Ia berharap kegiatan silaturahmi lintas perguruan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan, sehingga hubungan antar perguruan tetap terjaga dengan baik serta mampu bersama-sama menjaga marwah pencak silat di tengah masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Selain mempererat silaturahmi para pendekar, kegiatan berbagi takjil juga menunjukkan bahwa komunitas pencak silat hadir dan peduli terhadap masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari H. Maryono yang akrab disapa Bang Andrew. Ia menilai kegiatan berbagi takjil dan buka puasa bersama lintas perguruan pencak silat merupakan langkah positif dalam memperkuat persaudaraan sekaligus menjaga keharmonisan di tengah masyarakat.
Menurut Bang Andrew, pencak silat bukan hanya tentang kemampuan bela diri, tetapi juga mengandung nilai-nilai luhur seperti persaudaraan, kebersamaan, dan kepedulian sosial terhadap sesama.
Selain mempererat tali persaudaraan, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu menumbuhkan semangat kebersamaan, menjaga kondusivitas wilayah, serta memperkuat peran komunitas pencak silat dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.
Dengan semangat kebersamaan, para pendekar berkomitmen untuk terus menjaga nilai-nilai luhur pencak silat serta memperkuat persaudaraan lintas perguruan demi menjaga marwah dan kehormatan pencak silat sebagai warisan budaya bangsa, serta memberi peranan pencak silat dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan.
“Silaturahmi adalah kekuatan, persaudaraan adalah jati diri pencak silat,” menjadi pesan yang terus digaungkan dalam kegiatan tersebut.
Penulis : Rj Damez
Editor : Redaktur


















