DENTUMNEWS.COM,Tangerang | Majelis Tarbiyatul Wapiroh akan menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah/2026 Masehi. Kegiatan keagamaan ini dijadwalkan berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, bertempat di Kampung Sentul RT 03 RW 03, Kelurahan Curug Kulon, Kecamatan Curug. Jumat (06/02/2026).
Peringatan Isra Mi’raj tersebut akan diisi dengan tausiyah dan siraman rohani yang menghadirkan sejumlah penceramah, di antaranya KH. Ahmad Aliyudin yang akrab disapa Ki Gacon, serta Ustadz Mushlih sebagai Qori. Kehadiran para tokoh agama tersebut diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai makna perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW.
Selain ceramah agama, rangkaian acara juga dimeriahkan dengan kegiatan taswiran berupa penampilan pidato anak-anak. Penampilan ini menjadi wadah pembinaan generasi muda dalam menumbuhkan keberanian, kecintaan terhadap agama, serta pemahaman nilai-nilai Islam sejak dini. Suasana semakin meriah, antusias para orangtua santriwan-santriwati cilik yang hadir di atas panggung membuat acara berlangsung dengan sangat menarik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam tausiyahnya, KH. Ahmad Aliyudin (Ki Gacon) menegaskan bahwa peristiwa Isra Mi’raj merupakan pengingat langsung dari Allah SWT tentang pentingnya salat sebagai tiang agama.
“Isra Mi’raj adalah peristiwa agung yang menegaskan kewajiban salat lima waktu. Salat bukan sekadar ritual, tetapi kebutuhan ruhani yang menjaga akhlak dan perilaku umat Islam dalam kehidupan sehari-hari,” tutur Ki Gacon di hadapan jamaah.
Asnawi yang akrab disapa Bang Joy, selaku ketua panitia kegiatan, menyampaikan bahwa peringatan Isra Mi’raj ini bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan umat Islam, sekaligus mempererat ukhuwah islamiyah di tengah masyarakat.
“Melalui peringatan Isra Mi’raj ini, kami berharap jamaah dapat meneladani perjuangan Rasulullah SAW, khususnya dalam menjaga ukhuwah islamiyah. Kami juga ingin memberikan ruang bagi anak-anak untuk tampil dan belajar berdakwah sejak dini melalui kegiatan taswiran,” ujar Asnawi.
Sementara itu, Ketua RT 03 Kampung Sentul, Patriot Kahibaran, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan keagamaan tersebut. Ia menilai peringatan Isra Mi’raj menjadi sarana penting dalam membangun karakter religius masyarakat.
“Kami sangat mendukung kegiatan ini karena bukan hanya sebagai peringatan sejarah perjalanan Nabi Muhammad SAW, tetapi juga sebagai momentum memperkuat silaturahmi dan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjalankan ibadah, khususnya salat lima waktu,” ujar Patriot.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh para tokoh masyarakat, pengurus majelis, serta jamaah dari berbagai wilayah sekitar. Acara berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh kekhusyukan hingga selesai. Warga berharap kegiatan keagamaan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin guna memperkuat nilai spiritual dan kebersamaan.
Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW ini terbuka untuk umum dan diharapkan dapat menjadi momentum kebangkitan spiritual bagi umat Islam, khususnya di wilayah Kampung Sentul Curug Kulon dan sekitarnya.
Penulis : Rj Damez
Editor : Redaktur


















