Pemkab Tangerang Komit Hentikan Open Dumping di TPA Jatiwaringin, Terapkan Sistem Sanitary Landfill

Jumat, 16 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DENTUMNEWS.COM. TANGERANG | Pemerintah Kabupaten Tangerang menegaskan komitmennya untuk menghentikan praktik open dumping atau pembuangan sampah terbuka di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Sukadiri. Komitmen ini disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (LHK) Kabupaten Tangerang, Fachrul Rozi, di lokasi TPA, Jumat (16/5/2025).

“Kita akan melakukan tahapan untuk tidak lagi menggunakan open dumping tapi dengan sanitary landfill,” tegas Fachrul Rozi kepada awak media.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pernyataan ini muncul setelah sorotan tajam dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) terkait pengelolaan TPA Jatiwaringin yang masih menggunakan metode usang dan berisiko tinggi bagi lingkungan serta kesehatan masyarakat. Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq secara langsung turun ke lapangan dan mengingatkan seluruh pemerintah daerah agar menghentikan praktik open dumping di seluruh Indonesia.

Baca Juga :  Kelangkaan Gas LPG 3 Kg Menghantui Masyarakat Curug

“Kita sudah mewanti-wanti agar tidak ada lagi open dumping. Potensinya membahayakan dan bisa menimbulkan korban jiwa. Harus segera dihentikan,” ujar Menteri Hanif saat mengunjungi TPA Jatiwaringin.

Menjawab tantangan tersebut, Pemkab Tangerang tengah mengebut pembangunan infrastruktur dasar yang mendukung pengelolaan sampah berbasis sanitary landfill. Sejumlah fasilitas seperti sumur dan kolam lindi (air limbah sampah), hanggar pemilahan, serta unit pengolahan sampah sedang dibangun di kawasan TPA Jatiwaringin.

Selain itu, untuk mendukung desentralisasi pengelolaan sampah, Pemkab juga membentuk Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Sampah dan mulai menyebarkan pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) berbasis Reduce-Reuse-Recycle (3R) ke berbagai wilayah.

Baca Juga :  CV. Al-Al Farizi Diduga Kurangi Ketebalan Hotmix Dan Lakukan markup anggaran di Kecamatan Legok

“Kami sudah mulai menyebarkan pengelolaan sampah ke wilayah utara, barat, selatan, dan tengah. Tujuannya agar beban TPA Jatiwaringin tidak lagi terlalu berat,” jelas Fachrul Rozi.

Tak hanya itu, Fachrul Rozi juga menekankan bahwa pihaknya tengah menyelesaikan seluruh tahapan sanksi administratif yang diberikan oleh KLHK. Jika semua langkah perbaikan rampung dalam waktu 180 hari, maka sanksi pidana dapat dihindari.

“Kalau semua tahapan ini terpenuhi dan tidak ada lagi open dumping setelah 180 hari, maka otomatis tidak ada alasan untuk pidana,” ujarnya.

Langkah ini dianggap sebagai momentum penting untuk memperbaiki sistem pengelolaan sampah di Kabupaten Tangerang secara menyeluruh. Dengan beralih ke metode sanitary landfill, pengelolaan sampah diharapkan menjadi lebih ramah lingkungan, aman, dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Deklarasi Bogor Bangkit di Desa Cariuh & Sukamakmur.

Perubahan sistem pengelolaan sampah tentu bukan tanpa tantangan. Selain persoalan infrastruktur, perubahan perilaku masyarakat dalam memilah dan mengelola sampah juga menjadi kunci suksesnya program ini. Pemkab Tangerang mengajak seluruh elemen masyarakat, dari tingkat rumah tangga hingga pelaku industri, untuk berperan aktif dalam gerakan pengurangan sampah.

“Pengelolaan sampah tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Dibutuhkan peran aktif masyarakat untuk memilah dan mengurangi sampah sejak dari sumbernya,” tutup Fachrul Rozi.

Dengan langkah-langkah strategis ini, Kabupaten Tangerang menatap masa depan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan—sekaligus menjadi contoh bagi daerah lain dalam pengelolaan sampah yang bertanggung jawab.

Penulis : Red

Editor : Redaktur

Sumber Berita : Kompas.com

Berita Terkait

Bukti Kepedulian! Hotmix Jalan Dibiayai Pribadi oleh Sekdes Edo dan Pj Kades Edi Setiawan”
‎Dewan Hugo (Fraksi PDI Perjuangan) Resmikan Jalan Paving Blok di Binong, Warga Sambut Antusias‎
‎Hujan Tak Surutkan Semangat, Warga Binong Gotong Royong Bersama Lurah dan Dewan Hugo
Musrenbang Kecamatan Curug Tahun 2027 Tekankan Optimalisasi Industri, Perdagangan, dan Ketahanan Pangan Berkelanjutan
‎FORMI Soroti Kinerja LPTQ Kabupaten Tangerang, Tegaskan Pentingnya Modernisasi Sistem Pembinaan MTQ
Bupati Kabupaten Tangerang Hadiri Seminar Model Sekolah Unggul dan Parenting
‎Parah! Siswa MI Nurul Huda Curug Wetan Terima Makanan MBG Busuk
‎Hotmix Baru Seumur Jagung di Kp. Jaha Sudah Rusak, GNP Tipikor Soroti Lemahnya Pengawasan Kecamatan Pagedangan‎
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 Februari 2026 - 14:08 WIB

Bukti Kepedulian! Hotmix Jalan Dibiayai Pribadi oleh Sekdes Edo dan Pj Kades Edi Setiawan”

Minggu, 1 Februari 2026 - 12:47 WIB

‎Dewan Hugo (Fraksi PDI Perjuangan) Resmikan Jalan Paving Blok di Binong, Warga Sambut Antusias‎

Minggu, 1 Februari 2026 - 11:22 WIB

‎Hujan Tak Surutkan Semangat, Warga Binong Gotong Royong Bersama Lurah dan Dewan Hugo

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:55 WIB

Musrenbang Kecamatan Curug Tahun 2027 Tekankan Optimalisasi Industri, Perdagangan, dan Ketahanan Pangan Berkelanjutan

Senin, 12 Januari 2026 - 17:25 WIB

‎FORMI Soroti Kinerja LPTQ Kabupaten Tangerang, Tegaskan Pentingnya Modernisasi Sistem Pembinaan MTQ

Berita Terbaru