‎Proyek Pemeliharaan Hotmix di Rancagong Diduga Asal-asalan, GNP Tipikor: “Ini Harus Diusut!”

Rabu, 26 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


DENTUMNEWS.COM, Tangerang | Pemeliharaan jalan hotmix di Kampung Rancagong RW 01, Desa Rancagong, Kecamatan Legok, kembali menjadi sorotan publik. Proyek dengan nilai anggaran Rp 99.600.000 yang dikerjakan oleh CV Akhtar Anddita Putra itu diduga tidak memenuhi standar spesifikasi maupun kualitas yang telah ditetapkan. Rabu (26/11/2025).

Berdasarkan hasil penelusuran di lapangan, material agregat yang digunakan tampak tidak sesuai. Lapisan hotmix terlihat tipis, tidak padat, dan memiliki tekstur yang tidak merata. Kondisi semakin memperkuat dugaan bahwa pekerjaan dilakukan secara asal demi mempercepat proses dan menghemat biaya.

Baca Juga :  Proyek Perbaikan Jembatan Sukabakti Curug Diduga Tidak Transparan

Lebih memprihatinkan lagi, tidak ada pelaksana proyek yang berada di lokasi saat proses penghamparan berlangsung. Tanpa pengawasan teknis, suhu hotmix sudah dalam kondisi dingin ketika dihamparkan, sehingga menyebabkan aspal mudah retak dan terbelah di beberapa bagian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Upaya konfirmasi kepada PPATK Kecamatan Legok melalui pesan singkat tidak mendapatkan tanggapan hingga berita ini diterbitkan.

Baca Juga :  ‎Makin Panas! AS Kerahkan Bomber B-52 ke Perbatasan Venezuela, Maduro Siaga Tempur

‎Pihak GNP Tipikor ceng yang turut memantau lokasi menilai proyek tersebut sarat indikasi penyimpangan. Salah satu anggota GNP Tipikor mengatakan:

“Kondisi seperti ini jelas-jelas merugikan masyarakat. Ketebalan tidak sesuai, agregat asal, dan pengawasan tidak ada. Ini harus diusut, karena diduga ada upaya kontraktor nakal yang ingin meraup keuntungan besar tanpa memikirkan mutu pekerjaan,” tegasnya Ceng.

‎Ia juga menambahkan bahwa pihaknya akan mengawal kasus ini agar tidak ada lagi proyek yang dikerjakan secara sembarangan.

Baca Juga :  Persib Bandung Menaklukkan PSIS Semarang 1-0 di BRI Liga 1

‎“Kami tidak akan tinggal diam. Pekerjaan seperti ini sangat merugikan publik dan rawan terjadi kerusakan dini. Kami mendorong inspektorat kabupaten tangerang untuk turun memeriksa,” imbuhnya.

Dalam hal ini pihak kecamatan dan inspektorat kabupaten tangerang segera melakukan evaluasi menyeluruh, agar kerusakan tidak semakin meluas dan anggaran negara tidak terbuang percuma.


Penulis : Red

Editor : Redaktur

Berita Terkait

‎Pekerjaan Pagar Makam Rp99 Juta Disorot, GNP Tipikor Minta Audit dan Evaluasi Menyeluruh
‎GNP Tipikor Soroti Proyek U-Ditch di Desa Rancagong, Diduga Asal Jadi dan Abaikan
‎Proyek Paving Blok Rp99 Juta di Kerjakan CV.Utama Putra Jaya Diduga Langgar Spesifikasi, Abaikan K3 dan Kangkangi Keterbukaan Informasi Publik
Pembangunan Saluran Air di Cluster Mutiara Cukanggalih Rampung: Warga Apresiasi Aspirasi Dewan NasDem Yakub
Turun Langsung ke Lokasi, Kades Purwahidin Ikut Bantu Pekerjaan Paving Blok
Proyek U-Ditch Diduga Tak Sesuai RAB, CV Arimbi Mandiri Diminta Bertanggung Jawab
‎Diduga Abaikan Standar Konstruksi dan K3, Proyek Gapura Desa Ciakar Rp134 Juta Disorot GNP Tipikor‎‎
‎Proyek U-Ditch Rp99 Juta Yang Dikerjakan Cv.Bintang Karya Diduga Tidak Sesuai spesifikasi “Transparansi Dipertanyakan
Berita ini 58 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 22:03 WIB

‎Pekerjaan Pagar Makam Rp99 Juta Disorot, GNP Tipikor Minta Audit dan Evaluasi Menyeluruh

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:06 WIB

‎GNP Tipikor Soroti Proyek U-Ditch di Desa Rancagong, Diduga Asal Jadi dan Abaikan

Minggu, 17 Mei 2026 - 00:52 WIB

‎Proyek Paving Blok Rp99 Juta di Kerjakan CV.Utama Putra Jaya Diduga Langgar Spesifikasi, Abaikan K3 dan Kangkangi Keterbukaan Informasi Publik

Jumat, 15 Mei 2026 - 22:34 WIB

Pembangunan Saluran Air di Cluster Mutiara Cukanggalih Rampung: Warga Apresiasi Aspirasi Dewan NasDem Yakub

Kamis, 14 Mei 2026 - 13:52 WIB

Turun Langsung ke Lokasi, Kades Purwahidin Ikut Bantu Pekerjaan Paving Blok

Berita Terbaru