APBD Rp 397 Juta Dipertaruhkan, Proyek Jalan Mekar Bakti Diduga Dikerjakan Asal-asalan

Senin, 24 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DENTUMNEWS.COM,Tangerang | Proyek lanjutan peningkatan Jalan Mekar Bakti Tarisi RW 05, Kelurahan Mekar Bakti, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, diduga tidak dikerjakan sesuai spesifikasi teknis. Indikasi pengurangan volume pekerjaan untuk meraup keuntungan besar menguat setelah dilakukan pemantauan langsung oleh awak media DentumNews.com.

Proyek tersebut dikerjakan oleh CV Mahardika Artha Gemilang dengan nilai kontrak Rp 397.952.000, bersumber dari APBD Perubahan (APBDP) Kabupaten Tangerang melalui Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA).

Saat awak media meninjau lokasi, tidak terlihat pengawas dari dinas terkait. Untuk memastikan, awak media menanyakan kepada salah satu pekerja mengenai siapa penanggung jawab pekerjaan. Pekerja tersebut hanya menyebut nama Op sebagai pelaksana. Namun ketika dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, pelaksana bernama Op tidak merespons.

Dari hasil pengamatan lapangan, terlihat beberapa kejanggalan yang menguatkan dugaan pekerjaan tidak sesuai spesifikasi. Di antaranya:

Penggunaan papan bekisting bekas

Baca Juga :  Grandong Community Tangerang Bagikan Takjil dan Santuni Anak Yatim di Jatiuwung

Tidak adanya lapisan agregat dasar

Tidak dilakukan pemadatan

Dugaan kuat ketebalan beton berkurang, padahal standar yang harus digelar adalah 15 cm

Temuan tersebut memperkuat dugaan bahwa pekerjaan dilakukan secara asal demi menekan biaya dan meningkatkan keuntungan kontraktor.

Sementara itu, Gunawan, perwakilan dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pergerakan Perubahan Untuk Keadilan (PPUK), menyesalkan pengerjaan proyek dengan anggaran besar itu dilakukan tidak sesuai ketentuan.

“PPTK dari Dinas Bina Marga seharusnya lebih jeli dalam mengawasi. Jangan sampai memberi ruang gerak kepada kontraktor nakal. Kami melihat adanya dugaan kecurangan kontraktor demi meraup keuntungan besar,” ujarnya.

Baca Juga :  Kecamatan Legok Sambut Bahagia, Kini Semua Pelayanan Kependudukan Bisa Dilakukan di Kecamatan

Gunawan menegaskan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti hasil temuan tersebut kepada dinas terkait.

“Kami tidak ingin hal seperti ini terus terjadi. Kami berharap dinas bertindak tegas terhadap pihak-pihak yang bermain-main dengan proyek pemerintah,” tambahnya.

Lemahnya pengawasan dinas turut menjadi sorotan utama, mengingat proyek pemerintah yang melibatkan anggaran besar seharusnya dikerjakan dengan standar tinggi demi kepentingan masyarakat.

Penulis : Rudy_ara

Editor : Redaktur

Berita Terkait

Biadab !! Anak Tiri Habisi Ibu di Curug, Positif Narkoba: Kabur Bawa Harta Korban
‎Diduga Proyek Drainase Yang Dikerjain Cv Putri Najwa Gunakan Udit Abal-Abal
Dugaan Skandal Proyek !! CV Matahari Terbit Pagi Garap U-Ditch Rp98 Juta di Tengah Genangan Air
CV Purnama Cipta Lestari Diduga Abaikan Mutu, Proyek Drainase Rp98 Juta Jadi Sorotan
Bau Tak Sedap Proyek Desa Bojong Kamal: Diduga Asal Jadi, Tak Pakai Mortar
Proyek Paving Blok “Siluman” di Legok Diduga Bermasalah: Tanpa Papan Proyek, Abaikan Teknis, Terindikasi Markup
Diduga Tanah Proyek Lippo Dijual ke Hotel Yasmin, Warga Binong Keluhkan Dampak Lingkungan
Aksi Nyata! Perbaikan Rumah Roboh di Kampung Sentul Resmi Dimulai
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 18:15 WIB

Biadab !! Anak Tiri Habisi Ibu di Curug, Positif Narkoba: Kabur Bawa Harta Korban

Senin, 20 April 2026 - 01:02 WIB

‎Diduga Proyek Drainase Yang Dikerjain Cv Putri Najwa Gunakan Udit Abal-Abal

Minggu, 19 April 2026 - 20:53 WIB

Dugaan Skandal Proyek !! CV Matahari Terbit Pagi Garap U-Ditch Rp98 Juta di Tengah Genangan Air

Minggu, 19 April 2026 - 17:37 WIB

CV Purnama Cipta Lestari Diduga Abaikan Mutu, Proyek Drainase Rp98 Juta Jadi Sorotan

Jumat, 17 April 2026 - 13:41 WIB

Bau Tak Sedap Proyek Desa Bojong Kamal: Diduga Asal Jadi, Tak Pakai Mortar

Berita Terbaru