CV Padi Ungu Permana Disorot, Proyek U-Ditch Rp100 Juta di Malang Nengah Diduga Asal-Asalan

Selasa, 3 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DENTUMNEWS.COM,Tangerang | Proyek pembangunan saluran air U-Ditch di RT 002/003, Desa Malang Nengah, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, menuai sorotan. Pekerjaan yang dilaksanakan oleh CV Padi Ungu Permana dengan nilai anggaran Rp100.000.000,00 yang bersumber dari APBD Kabupaten Tangerang Tahun Anggaran 2026 tersebut diduga tidak memenuhi standar teknis dan prosedur keselamatan kerja.selasa (03/03/2026)

Berdasarkan hasil dokumentasi dan pantauan langsung di lapangan, pemasangan U-Ditch diduga dilakukan tanpa alas pasir dan tanpa proses pemadatan dasar galian. Akibatnya, susunan beton pracetak terlihat tidak rata dan berpotensi mengalami pergeseran. Selain itu, material U-Ditch yang digunakan juga diduga tidak sesuai dengan spesifikasi teknis sebagaimana tercantum dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Baca Juga :  ‎Warga Apresiasi Pembangunan Jalan Hotmix di Gang H. Ruyani, Sukabakti Curug‎

Tak hanya dari sisi teknis, aspek keselamatan kerja juga menjadi perhatian. Sejumlah pekerja terlihat tidak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) seperti helm proyek, sepatu safety, dan sarung tangan. Kondisi ini dinilai mencerminkan lemahnya pengawasan terhadap mutu pekerjaan sekaligus pengabaian terhadap standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Upaya konfirmasi telah dilakukan kepada pihak pelaksana proyek, CV Padi Ungu Permana, namun hingga berita ini diterbitkan belum ada keterangan resmi yang disampaikan terkait temuan di lapangan.

Konfirmasi juga dilayangkan kepada pengawas kecamatan, Madyasin, melalui pesan WhatsApp. Namun hingga berita ini ditayangkan, yang bersangkutan belum memberikan respons atas permintaan klarifikasi tersebut.

Sejumlah pihak independen mendesak agar dinas teknis terkait, pihak kecamatan, serta Inspektorat Daerah segera melakukan audit lapangan dan evaluasi menyeluruh terhadap proyek tersebut. Jika ditemukan adanya kelalaian atau penyimpangan, kontraktor pelaksana diminta bertanggung jawab dan dikenakan sanksi sesuai ketentuan, termasuk melakukan perbaikan pekerjaan sesuai spesifikasi kontrak.

Baca Juga :  U-Ditch Yang Dikerjakan CV Karya Putra Persada di Kelurahan Medang: Baru Beberapa Hari Rampung, Sudah Retak

Proyek drainase dengan nilai anggaran Rp100 juta ini sejatinya diharapkan menjadi solusi atas persoalan genangan air di lingkungan warga. Namun apabila mutu pekerjaan tidak sesuai standar, dikhawatirkan saluran tersebut tidak akan bertahan lama dan justru berpotensi merugikan masyarakat serta membebani keuangan daerah.

Penulis : Team

Editor : Redaktur

Berita Terkait

Anggota DPRD Kabupaten Tangerang H.M. Sobri Gelar Buka Puasa Bersama Warga di Kediamannya di Desa Kadu Jaya
‎‎Masyarakat Desa Rancagong Surati ATR/BPN Kabupaten Tangerang, Minta Kepastian Hukum atas Tanah yang Diklaim Kodam Jaya
RW Dipecat Sepihak, Ketum AMPPL Indonesia Ingatkan: Tanpa Bukti Bisa Berujung Fitnah dan Pidana
Diduga Buang Sampah dari Tangsel ke Pagedangan, Sudah Ditutup Tapi Masih Bandel: Pemerintah Harus Tegas
Warga Binong Keluhkan Air Kali Berwarna Coklat, Diduga Terkait Proyek Pembangunan di Curug Wetan
Kades Curug Wetan Murka, Pecat Ketua RW Tanpa Prosedur
Grandong Community Tangerang Bagikan Takjil dan Santuni Anak Yatim di Jatiuwung
Ramadan Penuh Persaudaraan, Silaturahmi Lintas Perguruan Lewat Berbagi Takjil dan Bukber
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 19:51 WIB

Anggota DPRD Kabupaten Tangerang H.M. Sobri Gelar Buka Puasa Bersama Warga di Kediamannya di Desa Kadu Jaya

Kamis, 12 Maret 2026 - 11:19 WIB

‎‎Masyarakat Desa Rancagong Surati ATR/BPN Kabupaten Tangerang, Minta Kepastian Hukum atas Tanah yang Diklaim Kodam Jaya

Rabu, 11 Maret 2026 - 20:46 WIB

RW Dipecat Sepihak, Ketum AMPPL Indonesia Ingatkan: Tanpa Bukti Bisa Berujung Fitnah dan Pidana

Senin, 9 Maret 2026 - 09:21 WIB

Diduga Buang Sampah dari Tangsel ke Pagedangan, Sudah Ditutup Tapi Masih Bandel: Pemerintah Harus Tegas

Minggu, 8 Maret 2026 - 17:11 WIB

Warga Binong Keluhkan Air Kali Berwarna Coklat, Diduga Terkait Proyek Pembangunan di Curug Wetan

Berita Terbaru