DENTUMNEWS.COM,Tangerang | Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Banten, Mohamad Nur Kholis, S.Th.I, melaksanakan kegiatan reses yang digelar di Gedung Serbaguna (GSG) Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, pada Senin, 9 Februari 2026. Kegiatan tersebut dihadiri tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta warga dari berbagai kelurahan di wilayah Kecamatan Curug.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Kadu, Ardiansyah, yang akrab disapa Meoang, sebagai bentuk dukungan pemerintah desa terhadap kegiatan penyerapan aspirasi masyarakat yang dilaksanakan oleh wakil rakyat di tingkat provinsi.
Reses ini merupakan bagian dari kewajiban konstitusional anggota DPRD Provinsi Banten dalam rangka menyerap, menampung, dan menghimpun aspirasi masyarakat secara langsung di daerah pemilihan. Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin komunikasi dua arah antara wakil rakyat dan masyarakat guna mendorong perencanaan pembangunan yang tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Mohamad Nur Kholis menyampaikan bahwa berbagai aspirasi dan masukan yang disampaikan masyarakat akan dicatat serta dirangkum menjadi pokok-pokok pikiran DPRD, untuk selanjutnya diperjuangkan melalui mekanisme perencanaan dan penganggaran pemerintah daerah Provinsi Banten.
“Reses merupakan momentum penting bagi kami sebagai wakil rakyat untuk mendengar secara langsung permasalahan dan kebutuhan masyarakat. Setiap aspirasi yang disampaikan akan kami tindaklanjuti dan diperjuangkan sesuai dengan kewenangan serta ketentuan yang berlaku,” ujar Mohamad Nur Kholis.
Ia menegaskan bahwa setiap program pembangunan harus benar-benar menjadi solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat, bukan justru menimbulkan permasalahan baru. Oleh karena itu, dibutuhkan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, lembaga legislatif, dan partisipasi aktif masyarakat dalam proses pembangunan.
Dalam sesi dialog, sejumlah warga menyampaikan aspirasi terkait berbagai persoalan, di antaranya kondisi infrastruktur jalan, penanganan banjir, peningkatan kualitas pendidikan, serta kebutuhan fasilitas umum dan pelayanan publik. Menanggapi hal tersebut, Mohamad Nur Kholis mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif dalam menyampaikan aspirasi secara konstruktif dan solutif, sehingga dapat ditangani secara bertahap dan berkelanjutan.


“Kami berharap aspirasi yang disampaikan masyarakat tidak hanya berupa keluhan, tetapi juga disertai dengan usulan solusi. Dengan demikian, program pembangunan yang dirumuskan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tambahnya.
Kegiatan reses berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh suasana dialogis. Melalui kegiatan ini, diharapkan aspirasi masyarakat Kecamatan Curug dapat terakomodasi dalam kebijakan dan program pembangunan daerah Provinsi Banten demi meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarak
Penulis : Rudy_ara
Editor : Redaktur


















