Dugaan Proyek Drainase Asal Jadi: Dikerjakan Saat Tergenang Air, Tanpa Ampar Dasar dan Mortar

Rabu, 14 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DENTUMNEWS.COM, Tangerang | Proyek pembangunan Drainase yang tengah berjalan di wilayah Kampung. Blok Lame Rt. 002/001 Kelurahan Sukabakti Kecamatan Curug yang dikerjakan oleh CV Duta Jati Utama menuai sorotan dari berbagai pihak, pekerjaan tersebut tidak hanya dikerjakan dalam kondisi yang tidak ideal, yakni saat tergenang air, tetapi juga tidak memenuhi spesifikasi teknis yang seharusnya diterapkan dalam kontruksi saluran air. Rabu (14/05/2025).

Salah satu temuan yang menjadi sorotan adalah tidak digunakannya ampar dasar atau lapisan pondasi, serta tidak adanya penggunaan mortar (perekat) pada susunan batu drainase. Hal ini menimbulkan dugaan bahwa proyek dilaksanakan secara asal-asalan dan berpotensi menimbulkan kerusakan dini setelah proyek selesai.

Baca Juga :  Ketua FJB Angkat Bicara, Pembangunan Infrastruktur di Binong Hanya Kepentingan

Pekerja memasang drainase langsung diatas tanah basah yang tergenang air. tanpa pondasi, tanpa ampar, ini sangat tidak sesuai standar. Ucap salah satu warga yang tidak mau disebutkan namanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, pekerjaan yang dilakukan saat lingkungan tergenang air tidak hanya beresiko terhadap kualitas struktur, tetapi juga menghambat efektivitas fungsi drainase itu sendiri, Sangat disayangkan kurangnya pengawasan dari pihak Kecamatan Curug selalu penanggung jawab proyek.

Baca Juga :  Camat Curug Dan Sekcam Turun Langsung Ke Lokasi Banjir Di Binong

Saat dikonfirmasi ke salah satu pekerja tidak tahu bang siapa pelaksananya. Dan kami pun susah untuk membuang air nya kemana

Dan pada saat itu juga Media dari DENTUMNEWS.COM konfirmasi ke pengawas Kecamatan Iwan ateng melalui pesan whatsapp namun tidak merespon sama sekali.

Aktivis dari Lembaga GNP Tipikor Ahmad Jaeni mengatakan bahwa pekerjaan infrastruktur publik harus mengutamakan kualitas dan ketetapan teknis,bukan sekedar mengejar penyelesaian, ” Kalau pekerjaan dilakukan ditengah banjir, tanpa standar kontruksi yang layak,hasilnya bisa fatal. Air tidak mengalir dengan benar, dan masyarakat lagi-lagi yang akan menjadi korban saat musim hujan.”Ujarnya.

Baca Juga :  Sinta Suci, Membawa Harapan Baru untuk RW 006 Kelurahan Sukabakti

Kami berharap agar pemerintah kecamatan segara melakukan audit teknis terhadap proyek tersebut dan memastikan setiap pelaksanaan pembangunan sesuai dengan perencanaan dan spesifikasi yang telah di sepakati..

“Jangan sampai proyek seperti ini hanya menjadi simbol seremonial, selesai diatas kertas tapi gagal dilapangan.

Hingga saat ini belum ada tanggapan resmi dari pihak kontraktor atau kecamatan terkait mengenai pelaksanaan proyek tersebut.padahal proyek ini dibiayai oleh pajak yang masyarakat bayar, dari anggaran pemerintah,baik APBD Maupun dana desa, yang seharusnya dikelola secara transparan dan akuntabel.

Penulis : Rudy ara

Editor : Redaksi

Berita Terkait

‎Diduga Lelang Sepihak, BCA Ajukan Aset Nasabah ke KPKNL II Tanpa Persetujuan Pemilik Lahan
Mengenaskan! Mutu Dipertanyakan: Proyek Hotmix di Legok Diduga Kurangi Bahan dan Ketebalan
Ketua FJB Angkat Bicara, Pembangunan Infrastruktur di Binong Hanya Kepentingan
‎Dibalik Pemutusan Kontrak Foodcord Aryana: PT Gama Bongkar Fakta Yang Mengejutkan
Penetapan dan Pengambilan Nomor Urut Bakal Calon Ketua Karang Taruna Kecamatan Curug Periode 2025–2030
Karang Taruna Curug Kulon Perkuat Sinergi Pemuda, Pemerintah Dan Aparat Kewilayahan
Kecamatan Legok Sambut Bahagia, Kini Semua Pelayanan Kependudukan Bisa Dilakukan di Kecamatan
H. Cecep Mulyadi : Ajak ASN dan Perangkat Kelurahan Aktif dalam Kegiatan Ronda Malam
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Desember 2025 - 11:56 WIB

‎Diduga Lelang Sepihak, BCA Ajukan Aset Nasabah ke KPKNL II Tanpa Persetujuan Pemilik Lahan

Selasa, 9 Desember 2025 - 23:22 WIB

Mengenaskan! Mutu Dipertanyakan: Proyek Hotmix di Legok Diduga Kurangi Bahan dan Ketebalan

Sabtu, 6 Desember 2025 - 09:22 WIB

Ketua FJB Angkat Bicara, Pembangunan Infrastruktur di Binong Hanya Kepentingan

Kamis, 27 November 2025 - 12:59 WIB

‎Dibalik Pemutusan Kontrak Foodcord Aryana: PT Gama Bongkar Fakta Yang Mengejutkan

Senin, 24 November 2025 - 21:59 WIB

Penetapan dan Pengambilan Nomor Urut Bakal Calon Ketua Karang Taruna Kecamatan Curug Periode 2025–2030

Berita Terbaru