Mengenaskan! Mutu Dipertanyakan: Proyek Hotmix di Legok Diduga Kurangi Bahan dan Ketebalan

Selasa, 9 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto lokasi Hotmik TPU Binong Caringin

Foto lokasi Hotmik TPU Binong Caringin

DEMTUMNEWS.COM,Tangerang | Proyek pengaspalan (hotmix) di area Makam Binong, Desa Caringin, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, kembali menjadi sorotan setelah tim media menemukan sejumlah dugaan penyimpangan saat melakukan pemantauan pada 8 Desember 2025.

Di lokasi pekerjaan, proyek terlihat tidak dilengkapi papan informasi publik, yang seharusnya memuat data penting seperti sumber anggaran, nilai proyek, nama pelaksana, hingga masa pelaksanaan. Ketiadaan papan proyek tersebut diduga melanggar prinsip transparansi dan aturan keterbukaan informasi yang diwajibkan pemerintah.

Baca Juga :  ‎‎Masyarakat Desa Rancagong Surati ATR/BPN Kabupaten Tangerang, Minta Kepastian Hukum atas Tanah yang Diklaim Kodam Jaya

Tidak hanya soal transparansi, proyek ini juga disinyalir mengabaikan standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Beberapa pekerja terlihat tidak menggunakan alat pelindung diri (APD) seperti helm, rompi, dan sepatu safety. Area pekerjaan pun tidak dipasangi pembatas maupun rambu peringatan, sehingga berpotensi membahayakan pekerja dan pengguna jalan.

Secara teknis, tim media menemukan indikasi pengurangan ketebalan lapisan hotmix serta penggunaan agregat yang dinilai tidak memenuhi standar mutu. Kondisi tersebut dikhawatirkan berdampak pada kekuatan dan durabilitas hasil pekerjaan.

Temuan lainnya juga mengarah pada dugaan pengurangan komposisi bahan, termasuk lem foksi yang tidak sesuai takaran serta indikasi penggunaan air secara berlebihan dalam proses pengadukan. Praktik ini memicu keraguan terhadap kepatuhan pelaksana proyek pada spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.

Baca Juga :  Proyek Uditch Abal-Abal: CV Grudug Construction Sarat Dugaan Mark Up Anggaran

Hingga berita ini diturunkan, pihak pelaksana proyek maupun Pemerintah Kecamatan Legok belum memberikan klarifikasi terkait dugaan penyimpangan yang ditemukan di lapangan.

Penulis : Sandra Dewi

Editor : Redaktur

Berita Terkait

‎Sosialisasi Penerima Bantuan Rehabilitasi RTLH Tahun Anggaran 2026 Digelar di Desa Babat‎
‎Camat Legok Turun Langsung Pantau Pelayanan Akte Kelahiran, Warga Merasa Lebih Mudah dan Terbantu‎
‎Proyek Paving Blok Rp99 Juta di Kerjakan CV.Utama Putra Jaya Diduga Langgar Spesifikasi, Abaikan K3 dan Kangkangi Keterbukaan Informasi Publik
Koordinator Pengawas SMK Disdikbud KCD Herwan Toni Hadiri Pelepasan Angkatan Pertama SMKN 13 Kabupaten Tangerang
Diduga Oknum Security Black Owl Tantang Bupati dan Satpol PP: “Kita Tunggu Kok Gak Datang-DatangDatang”
‎Diduga Abaikan Standar Konstruksi dan K3, Proyek Gapura Desa Ciakar Rp134 Juta Disorot GNP Tipikor‎‎
‎Proyek U-Ditch Rp99 Juta Yang Dikerjakan Cv.Bintang Karya Diduga Tidak Sesuai spesifikasi “Transparansi Dipertanyakan
DLH Kota Tangerang Gelar Sidak ke CV Wani Sugih Sejahtera, Klarifikasi Aduan Limbah B3
Berita ini 54 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 02:27 WIB

‎Sosialisasi Penerima Bantuan Rehabilitasi RTLH Tahun Anggaran 2026 Digelar di Desa Babat‎

Minggu, 17 Mei 2026 - 00:52 WIB

‎Proyek Paving Blok Rp99 Juta di Kerjakan CV.Utama Putra Jaya Diduga Langgar Spesifikasi, Abaikan K3 dan Kangkangi Keterbukaan Informasi Publik

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:04 WIB

Koordinator Pengawas SMK Disdikbud KCD Herwan Toni Hadiri Pelepasan Angkatan Pertama SMKN 13 Kabupaten Tangerang

Minggu, 10 Mei 2026 - 23:52 WIB

Diduga Oknum Security Black Owl Tantang Bupati dan Satpol PP: “Kita Tunggu Kok Gak Datang-DatangDatang”

Minggu, 10 Mei 2026 - 08:48 WIB

‎Diduga Abaikan Standar Konstruksi dan K3, Proyek Gapura Desa Ciakar Rp134 Juta Disorot GNP Tipikor‎‎

Berita Terbaru