Pembangunan Turap di Desa Cukanggalih Diduga Asal Jadi, Pengawasan Kecamatan Dipertanyakan

Kamis, 18 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Papan informasi pekerjaan

Foto Papan informasi pekerjaan

DENTUMNEWS.COM,Tangerang | Proyek perbaikan saluran air di Jalan Lingkungan RW 10, Desa Cukanggalih, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, menjadi sorotan publik. Pekerjaan pembangunan turap yang dikerjakan oleh CV. Wildan Sentosa dengan anggaran Rp 99.783.000 dari APBD Kabupaten Tangerang Tahun Anggaran 2025, diduga dikerjakan asal jadi dan tidak sesuai standar.Kamis,(18/09/2025).

Hasil pantauan di lapangan memperlihatkan banyak kejanggalan. Batu dipasang tidak rapat dan tidak beraturan, masih ada celah besar yang tidak terisi adukan semen, serta pondasi dasar yang tidak jelas. Bahkan, sebagian susunan batu hanya ditumpuk tanpa pengikat yang kuat sehingga rawan retak atau roboh.

Baca Juga :  Sinergi Polisi, Lurah, dan Warga Curug Kulon Wujudkan Poskamling

Kondisi makin diperburuk dengan penggunaan adukan semen yang tidak sesuai perbandingan standar bahan. Komposisi pasir dan semen terlihat tidak seimbang, membuat adukan rapuh dan tidak mampu merekatkan batu dengan baik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, para pekerja di lokasi tidak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD). Keselamatan kerja terabaikan, sementara pengawasan dari pihak kecamatan maupun pelaksana proyek juga tidak terlihat di lapangan.

Suparta, aktivis dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Harapan Rakyat Indonesia Maju (HARIMAU), menilai kondisi ini sangat memprihatinkan.

Baca Juga :  ‎Proyek Uditch di RW 08 Medang Lestari Diduga Asal Jadi, LSM Harimau Akan Laporkan ke Instansi Terkait

“Kami melihat pekerjaan ini benar-benar jauh dari standar kualitas. Adukan semen tidak sesuai perbandingan, pondasi tidak jelas, bahkan susunan batunya banyak yang berlubang. Ditambah lagi pekerja tidak dibekali APD, sementara pengawas dan pelaksana dari kecamatan tidak ada di lokasi. Dengan kondisi seperti ini, bangunan bisa ambruk kapan saja saat debit air meningkat. Anggaran yang digunakan besar dan berasal dari pajak rakyat, jadi seharusnya tidak boleh dikerjakan asal-asalan. Kami mendesak pihak kecamatan maupun dinas terkait segera turun tangan dan menindak tegas kontraktor jika terbukti lalai,” tegas Suparta.

Baca Juga :  Presiden Joko Widodo Menghadiri Acara Zikir dan Doa Kebangsaan Momen Terakhir Sebagai Kepala Negara

LSM HARIMAU menekankan, pembangunan seharusnya mengutamakan kualitas serta manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Jika mutu pekerjaan terus diabaikan, maka proyek ini hanya akan membuang anggaran tanpa hasil yang berarti.

Proyek dengan volume pekerjaan sepanjang 116 meter, lebar 1,25 meter, dan waktu pelaksanaan 30 hari kalender ini dikhawatirkan tidak akan bertahan lama jika pengerjaannya tetap dibiarkan tanpa evaluasi.

Penulis : Muhedi

Editor : Redaktur

Berita Terkait

Dewan Imam Sucipto: Serap Aspirasi Masyarakat Dapil 5 Wilayah Sukabakti
‎Diduga Proyek Drainase Yang Dikerjain Cv Putri Najwa Gunakan Udit Abal-Abal
Dugaan Skandal Proyek !! CV Matahari Terbit Pagi Garap U-Ditch Rp98 Juta di Tengah Genangan Air
CV Purnama Cipta Lestari Diduga Abaikan Mutu, Proyek Drainase Rp98 Juta Jadi Sorotan
Bau Tak Sedap Proyek Desa Bojong Kamal: Diduga Asal Jadi, Tak Pakai Mortar
Proyek Paving Blok “Siluman” di Legok Diduga Bermasalah: Tanpa Papan Proyek, Abaikan Teknis, Terindikasi Markup
Proyek Perbaikan Jembatan Sukabakti Curug Diduga Tidak Transparan
‎Warga Apresiasi Pembangunan Jalan Hotmix di Gang H. Ruyani, Sukabakti Curug‎
Berita ini 117 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 23:43 WIB

Dewan Imam Sucipto: Serap Aspirasi Masyarakat Dapil 5 Wilayah Sukabakti

Senin, 20 April 2026 - 01:02 WIB

‎Diduga Proyek Drainase Yang Dikerjain Cv Putri Najwa Gunakan Udit Abal-Abal

Minggu, 19 April 2026 - 20:53 WIB

Dugaan Skandal Proyek !! CV Matahari Terbit Pagi Garap U-Ditch Rp98 Juta di Tengah Genangan Air

Minggu, 19 April 2026 - 17:37 WIB

CV Purnama Cipta Lestari Diduga Abaikan Mutu, Proyek Drainase Rp98 Juta Jadi Sorotan

Jumat, 17 April 2026 - 13:41 WIB

Bau Tak Sedap Proyek Desa Bojong Kamal: Diduga Asal Jadi, Tak Pakai Mortar

Berita Terbaru