DENTUMNEWS.COM,Tangerang | Suasana penuh haru dan khidmat menyelimuti lingkungan Pondok Pesantren dan Lembaga Pendidikan Islam ALMUST saat gelaran Khotmil dan Haflatul Qur’an berlangsung, Minggu (22/6/2025). Acara ini diselenggarakan dalam rangka tasyakuran kelulusan bagi siswa PAUD, SMP, dan SMK Islam ALMUST, yang telah menuntaskan masa pendidikannya.
kegiatan ini menjadi simbol perpaduan antara keberhasilan akademik dan spiritual. Ratusan peserta, terdiri dari siswa, orang tua, guru, tokoh masyarakat, serta para pengurus yayasan, menghadiri acara yang digelar di halaman utama sekolah dengan nuansa religius dan penuh kekeluargaan
Al-Qur’an sebagai Pondasi Pendidikan
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh salah satu siswa berprestasi, dilanjutkan dengan prosesi khotmil Qur’an, yaitu pembacaan surat-surat terakhir oleh para santri dan siswa yang telah menghafal Al-Qur’an. Suara merdu para hafiz dan hafizah menggema, menggetarkan hati setiap hadirin.
Dalam sambutannya, Pimpinan Yayasan Islam ALMUST, Ustaz Wawan S.pd., mengungkapkan rasa bangga dan harunya atas capaian para siswa. “Alhamdulillah, ini bukan sekadar acara kelulusan. Ini adalah bentuk syukur kita kepada Allah atas nikmat ilmu dan iman yang telah diberikan kepada para siswa. Kita berharap mereka kelak tumbuh menjadi pemimpin yang mencintai Al-Qur’an dan menjunjung tinggi akhlakul karimah,” Tuturnya.

Kebersamaan yang Menginspirasi
Tidak hanya diisi dengan hafalan Qur’an, acara juga menampilkan penampilan nasyid, drama islami bertema adab dan ilmu, serta testimoni siswa tentang pengalaman spiritual mereka selama belajar di lingkungan pesantren dan sekolah.
Tak hanya itu, piagam penghargaan dan cinderamata diberikan kepada para hafiz dan hafizah sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan mereka. Suasana haru tak terbendung saat para wali santri melihat anak-anak mereka membacakan ayat-ayat Al-Qur’an dengan penuh penghayatan.
Salah satu siswi lulusan SMP, mengaku terharu bisa menjadi bagian dari acara ini. “Saya tidak menyangka bisa khatam Qur’an dan tampil di depan orang tua saya. Ini momen yang akan saya kenang seumur hidup,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.
Kebahagiaan terpancar dari wajah para orang tua yang hadir. Beberapa di antaranya bahkan tak kuasa menahan air mata melihat anak-anak mereka tumbuh menjadi pribadi yang religius dan percaya diri. Acara ditutup dengan doa bersama, dan ramah tamah.
Melahirkan Generasi Qur’ani
kegiatan ini menjadi puncak dari rangkaian pembinaan karakter yang telah ditanamkan sejak dini kepada para siswa. “Kami tidak hanya fokus pada nilai akademik, tetapi lebih pada pembentukan karakter Qur’ani, agar siswa mampu menghadapi tantangan zaman dengan iman dan ilmu,
Dengan diadakannya acara Khotmil dan Haflatul Qur’an ini, pihak sekolah berharap dapat terus melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki spiritualitas yang kuat, beradab, dan siap berkontribusi bagi agama, bangsa, dan masyarakat.
Acara ini juga menandai semakin eratnya hubungan antara pihak sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam mendukung pendidikan anak secara holistik — menyatukan ilmu dunia dan akhirat dalam satu langkah pendidikan berkelanjutan.
Penulis : Rudy_ara
Editor : Redaksi


















