Model Perumusan Visi, Misi, dan Tujuan Sekolah untuk Mewujudkan Profil Pelajar Pancasila

Kamis, 11 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rhonita Rizky & Diana Ayu Dita
Mahasiswa Magister Manajemen Pendidikan – Universitas Pamulang


DENTUMNEWSCOM.Tangsel | Abstrak, Visi, misi, dan tujuan sekolah merupakan landasan strategis yang menentukan arah perkembangan lembaga pendidikan. Pada era implementasi Kurikulum Merdeka, sekolah dituntut merumuskan visi, misi, dan tujuan yang relevan dalam membentuk karakter serta kompetensi peserta didik sesuai Profil Pelajar Pancasila. Artikel ini membahas model perumusan visi, misi, dan tujuan sekolah yang sistematis, partisipatif, dan berorientasi pada enam dimensi Profil Pelajar Pancasila. Pendekatan ini mencakup analisis kebutuhan sekolah, identifikasi nilai inti, penyusunan draft visi dan misi, perumusan tujuan terukur, serta validasi bersama pemangku kepentingan. Hasil kajian menunjukkan bahwa model perumusan yang tepat dapat meningkatkan keselarasan antara program sekolah dan pembentukan karakter peserta didik. Dengan demikian, rumusan visi, misi, dan tujuan yang terarah sangat penting untuk mewujudkan lulusan berkarakter Pancasila, adaptif, kreatif, dan responsif terhadap tantangan masa depan.


Pendahuluan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setiap sekolah memiliki tanggung jawab untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki karakter kuat dan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan abad ke-21. Dalam Kurikulum Merdeka, penguatan karakter diwujudkan melalui Profil Pelajar Pancasila yang terdiri atas enam dimensi:

  1. beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia,
  2. berkebhinekaan global,
  3. gotong royong,
  4. mandiri,
  5. bernalar kritis,
  6. kreatif.

Untuk mencapai sasaran tersebut, sekolah perlu memiliki arah yang jelas melalui visi, misi, dan tujuan yang terancang dengan baik. Namun, banyak sekolah masih merumuskan visi dan misi secara formalitas tanpa analisis mendalam atau keterkaitan dengan kebutuhan peserta didik serta tantangan aktual pendidikan. Oleh karena itu, dibutuhkan model perumusan yang sistematis, partisipatif, dan relevan dengan perkembangan zaman.

Baca Juga :  ‎SDN Curug 1 Semakin Maju: Kepala Sekolah Dorong Program Inovatif dan Religius

Model perumusan visi, misi, dan tujuan sekolah yang berorientasi pada Profil Pelajar Pancasila menyediakan kerangka yang dapat menghasilkan rumusan bermakna dan operasional. Proses ini dilakukan melalui analisis kebutuhan, identifikasi nilai inti, penyusunan draft, hingga validasi bersama pemangku kepentingan seperti guru, siswa, orang tua, komite sekolah, dan masyarakat.


Pentingnya Visi, Misi, dan Tujuan dalam Pendidikan

Visi menggambarkan kondisi ideal yang ingin dicapai sekolah di masa depan, sedangkan misi menjelaskan langkah-langkah strategis untuk mewujudkan visi tersebut. Tujuan merupakan penjabaran operasional yang dapat diukur sebagai indikator pencapaian.

Ketiga unsur tersebut bukan hanya dokumen administratif, tetapi pedoman utama dalam merancang program, pembelajaran, dan budaya sekolah. Dalam konteks Profil Pelajar Pancasila, rumusan visi dan misi harus mencerminkan enam dimensi karakter dan kompetensi yang menjadi arah pembinaan peserta didik.


Prinsip Perumusan Visi, Misi, dan Tujuan Sekolah

Agar selaras dengan Profil Pelajar Pancasila, perumusan visi, misi, dan tujuan harus memenuhi prinsip berikut:

  1. Partisipatif – melibatkan guru, kepala sekolah, siswa, orang tua, dan komite sekolah.
  2. Relevan – sesuai kebutuhan sekolah dan perkembangan sosial budaya.
  3. Inspiratif – memberikan motivasi untuk melakukan perubahan positif.
  4. Berfokus pada karakter dan kompetensi – terutama dimensi Profil Pelajar Pancasila.
  5. Terukur – terutama pada aspek tujuan yang dapat dievaluasi secara berkala.
Baca Juga :  Sinergi PT BSM dan SMSI Kabupaten Tangerang Perkuat Kolaborasi Media Bangun Iklim Usaha Kondusif

Model Perumusan Visi, Misi, dan Tujuan Sekolah

  1. Analisis Kondisi Sekolah (Needs Assessment)

Tahap awal dilakukan melalui analisis SWOT untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan tantangan. Analisis ini mencakup budaya sekolah, sarana prasarana, mutu pembelajaran, dan karakter peserta didik.

  1. Identifikasi Nilai Profil Pelajar Pancasila

Sekolah menentukan nilai dan kompetensi utama yang menjadi prioritas. Contohnya, sekolah yang peserta didiknya kurang percaya diri dapat memfokuskan pada dimensi mandiri dan kreatif.

  1. Penyusunan Draft Visi

Visi dirumuskan secara singkat, jelas, inspiratif, dan menggambarkan harapan masa depan. Rumusan visi perlu mencerminkan karakter Profil Pelajar Pancasila.

  1. Perumusan Misi sebagai Strategi

Misi menjelaskan upaya strategis, misalnya:

Mengembangkan pembelajaran berbasis proyek untuk membentuk kreativitas dan kolaborasi.

Menguatkan peran ekstrakurikuler untuk membina karakter dan kepemimpinan.

Meningkatkan kompetensi guru dalam menerapkan pembelajaran berdiferensiasi.

  1. Menetapkan Tujuan Sekolah yang Terukur

Tujuan harus konkret dan dapat dievaluasi. Contohnya:

Meningkatkan persentase keterlibatan siswa dalam projek berbasis komunitas.

Meningkatkan hasil asesmen karakter pada dimensi gotong royong.

Menyelenggarakan pelatihan guru minimal dua kali setahun terkait pembelajaran inovatif.

  1. Konsultasi dan Validasi

Draft visi, misi, dan tujuan dievaluasi bersama stakeholder melalui forum diskusi atau lokakarya.

  1. Pengesahan dan Sosialisasi
Baca Juga :  Polres Metro Tangerang Kota Patroli Jalan Kaki, Wujudkan Rasa Aman di Kawasan Keramaian Pasar Babakan

Rumusan akhir disahkan dan disosialisasikan melalui papan informasi sekolah, situs web, buku panduan, dan kegiatan internal sekolah.


Implementasi dalam Kegiatan Sekolah

Tahap terpenting dari perumusan visi, misi, dan tujuan adalah implementasinya. Sekolah perlu mengintegrasikan nilai Profil Pelajar Pancasila dalam:

  1. Pembelajaran

Pembelajaran berdiferensiasi

Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5)

Integrasi nilai karakter dalam mata pelajaran

  1. Budaya Sekolah

Kegiatan pembiasaan

Kerja sama dan kepedulian sosial

Keteladanan warga sekolah

  1. Manajemen Sekolah

Program kerja tahunan

Evaluasi berkala

Supervisi akademik dan manajerial


Kesimpulan

Perumusan visi, misi, dan tujuan sekolah merupakan proses strategis yang menentukan arah pengembangan lembaga pendidikan. Melalui model yang sistematis dan partisipatif, sekolah dapat menghasilkan rumusan yang relevan dengan kebutuhan masa kini dan mendukung terwujudnya Profil Pelajar Pancasila. Dengan demikian, sekolah dapat menghasilkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter, kreatif, mandiri, dan siap menghadapi tantangan masa depan.


Daftar Pustaka

Kemendikbudristek. (2021). Panduan Pembelajaran dan Asesmen. Jakarta: Kemendikbudristek.
Kemendikbudristek. (2021). Profil Pelajar Pancasila dalam Kurikulum Merdeka. Jakarta: Kemendikbudristek.
Mulyasa, E. (2017). Manajemen Berbasis Sekolah. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Sagala, S. (2013). Manajemen Strategik dalam Peningkatan Mutu Pendidikan. Bandung: Alfabeta.
Slamet, P. H. (2019). Pengelolaan Pendidikan: Konsep, Prinsip, dan Aplikasi. Jakarta: Prenadamedia Group.
Suryosubroto, B. (2012). Manajemen Pendidikan di Sekolah. Jakarta: Rineka Cipta.
Uno, H. B., & Lamatenggo, N. (2020). Manajemen Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.

Berita Terkait

Sinergi PT BSM dan SMSI Kabupaten Tangerang Perkuat Kolaborasi Media Bangun Iklim Usaha Kondusif
‎Warga Perumahan Duta Asri Apresiasi Dewan Hidayatullah Atas Realisasi Betonisasi Jalan: Infrastruktur Semakin Layak, Aktivitas Warga Kian Lancar‎
Betonisasi Bojong Nangka: Ketebalan Disunat, Transparansi Dihilangkan!
Kelurahan Curug Kulon Gelar Sosialisasi Pencegahan Narkotika, Libatkan Siswa Tingkat SLTP
Bimtek Keterbukaan Informasi Publik di Kelapa Dua Sorot Kewajiban Badan Publik Menjawab Permohonan Informasi
Polres Metro Tangerang Kota Patroli Jalan Kaki, Wujudkan Rasa Aman di Kawasan Keramaian Pasar Babakan
Patroli Presisi Polres Metro Tangerang Kota sisir keheningan malam ciptakan Rasa aman dan Kondusif
Langkah Awal Sinergi: Produk Jawara Beton Lapas Tangerang dilirik PT Kreasi Purnama Properti
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 09:40 WIB

Sinergi PT BSM dan SMSI Kabupaten Tangerang Perkuat Kolaborasi Media Bangun Iklim Usaha Kondusif

Kamis, 11 Desember 2025 - 01:12 WIB

Model Perumusan Visi, Misi, dan Tujuan Sekolah untuk Mewujudkan Profil Pelajar Pancasila

Minggu, 7 Desember 2025 - 08:18 WIB

‎Warga Perumahan Duta Asri Apresiasi Dewan Hidayatullah Atas Realisasi Betonisasi Jalan: Infrastruktur Semakin Layak, Aktivitas Warga Kian Lancar‎

Rabu, 19 November 2025 - 20:25 WIB

Betonisasi Bojong Nangka: Ketebalan Disunat, Transparansi Dihilangkan!

Rabu, 19 November 2025 - 13:32 WIB

Kelurahan Curug Kulon Gelar Sosialisasi Pencegahan Narkotika, Libatkan Siswa Tingkat SLTP

Berita Terbaru

Kabupaten Tangerang

HCM: Gerebek Posyandu Melati 2 Curug Kulon, Dorong Kesehatan Ibu dan Balita

Rabu, 14 Jan 2026 - 12:51 WIB