Desa Talaga Gelar Musyawarah Khusus: Bentuk Koperasi Merah Putih untuk Kemandirian Ekonomi Warga

Rabu, 21 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DENTUMNES.COM, TANGERANG | Semangat pemberdayaan ekonomi kerakyatan kembali digaungkan di tingkat desa. Pada hari ini, Pemerintah Desa Talaga, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang menggelar Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) yang difokuskan pada pembentukan Koperasi Merah Putih, sebuah program nasional yang digagas oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Bertempat di Aula Desa Talaga, kegiatan ini berlangsung dengan penuh antusiasme dan semangat gotong royong. Musyawarah dihadiri oleh Kepala Desa Talaga, Sekretaris Desa Yani, para tokoh masyarakat, serta jajaran RT, RW, Jaro, dan staf desa.

Acara ini menjadi momentum penting dalam mewujudkan cita-cita kemandirian ekonomi masyarakat desa. Koperasi Merah Putih hadir sebagai solusi bersama untuk mengatasi persoalan ekonomi melalui prinsip-prinsip kekeluargaan dan kebersamaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Sekretaris Desa Talaga, Yani, menyampaikan bahwa pembentukan koperasi ini merupakan tindak lanjut dari program Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya penguatan ekonomi rakyat melalui koperasi. Pemerintah desa ditugaskan untuk membentuk koperasi di setiap desa, yang nantinya akan menjadi wadah pengelolaan potensi ekonomi lokal secara kolektif.

Baca Juga :  ‎Aliansi Masyarakat Bersatu Gelar Aksi Damai Jilid 3, Desak Dinas Provinsi Usut Tuntas Dugaan Maladministrasi SPMB di SMAN 32‎

“Koperasi Merah Putih bukan sekadar lembaga simpan pinjam, tapi merupakan bentuk nyata dari semangat gotong royong dan kemandirian ekonomi masyarakat desa. Ini adalah bagian dari visi besar Presiden Prabowo dalam membangun ekonomi dari bawah, dari desa,” ujar Yani dalam pemaparannya.

“Untuk saat ini, kami fokus dulu pada penyusunan struktur dan proses legalisasi. Setelah semuanya resmi, barulah simpanan anggota mulai berjalan. Karena begitu koperasi ini berdiri, kita semua—terutama yang sudah tergabung di desa—otomatis menjadi bagian dari koperasi,” jelas Yani.

Baca Juga :  Diduga Proyek Siluman Pembanguan Saluran Air Di Curug Kulon Dikeluhkan Warga

Dalam proses perekrutan anggota, Pemerintah Desa akan menerapkan strategi bertahap. Perekrutan dimulai dari unsur internal desa seperti RT, RW, Jaro, dan perangkat desa lainnya, sebelum dilanjutkan kepada masyarakat umum. Hal ini dilakukan agar struktur koperasi kuat sejak awal, dan bisa menjadi contoh bagi masyarakat luas.

Selain itu, Sekdes Yani juga mengajak seluruh elemen desa untuk bersama-sama melakukan edukasi kepada warga, agar masyarakat benar-benar memahami manfaat koperasi serta peran penting mereka di dalamnya.

“Mari kita bersama-sama turun ke masyarakat, ajarkan dan jelaskan bahwa koperasi ini milik kita bersama. Bukan milik pemerintah desa saja, tapi milik semua anggota. Jika kita kelola dengan baik, koperasi ini bisa menjadi sumber kekuatan ekonomi yang luar biasa,” tegasnya.

Kepala Desa Talaga dalam sambutannya juga menyampaikan dukungan penuh terhadap pembentukan Koperasi Merah Putih ini. Menurutnya, koperasi akan menjadi pilar baru dalam membangun ekonomi desa yang inklusif dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Kabid SD Pendidikan Terkesan Alergi Wartawan, Diduga Terlibat Gratifikasi Pembangunan RKB SDN Kelapa Dua IV

“Kita berharap koperasi ini menjadi awal dari bangkitnya ekonomi masyarakat Desa Talaga. Dengan dukungan semua pihak, saya yakin koperasi ini akan sukses dan bisa membawa manfaat besar,” ujar beliau.

Acara ditutup dengan sesi tanya jawab dan penyusunan rencana tindak lanjut pembentukan koperasi, termasuk pembentukan panitia kecil untuk mempercepat proses legalisasi.

Pembentukan Koperasi Merah Putih bukan sekadar formalitas. Ini adalah langkah nyata dalam menjemput kemandirian dan kesejahteraan yang dimulai dari desa. Desa Talaga kini telah memulai babak baru dalam perjalanan ekonominya—dan yang lebih penting, dalam memperkuat semangat kolektivitas dan gotong royong sebagai ciri khas bangsa Indonesia.

Penulis : Febi

Editor : Redaktur

Berita Terkait

BRI Tawarkan Beragam Keuntungan Melalui Program Debit FC Barcelona Edisi Terbatas
HCM: Rakor, Nobar hingga Makan Bersama Perkuat Kebersamaan di Curug Kulon
Bongkar Borok Anggaran: GNP-TIPIKOR Beri Waktu 7 Hari Bagi Pemprov Banten Buka-Bukaan Laporan Keuangan SMAN 17 KabupatenTangerang!
‎Sosialisasi Penerima Bantuan Rehabilitasi RTLH Tahun Anggaran 2026 Digelar di Desa Babat‎
‎Camat Legok Turun Langsung Pantau Pelayanan Akte Kelahiran, Warga Merasa Lebih Mudah dan Terbantu‎
Dewan Imam Sucipto: Serap Aspirasi Masyarakat Dapil 5 Wilayah Sukabakti
‎Diduga Proyek Drainase Yang Dikerjain Cv Putri Najwa Gunakan Udit Abal-Abal
Kecamatan Curug: Sesuaikan Jam Pelayanan dan Buka Layanan Malam Selama Ramadhan 1447 H
Berita ini 84 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 18:24 WIB

BRI Tawarkan Beragam Keuntungan Melalui Program Debit FC Barcelona Edisi Terbatas

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:54 WIB

HCM: Rakor, Nobar hingga Makan Bersama Perkuat Kebersamaan di Curug Kulon

Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:03 WIB

Bongkar Borok Anggaran: GNP-TIPIKOR Beri Waktu 7 Hari Bagi Pemprov Banten Buka-Bukaan Laporan Keuangan SMAN 17 KabupatenTangerang!

Minggu, 24 Mei 2026 - 02:27 WIB

‎Sosialisasi Penerima Bantuan Rehabilitasi RTLH Tahun Anggaran 2026 Digelar di Desa Babat‎

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:02 WIB

‎Camat Legok Turun Langsung Pantau Pelayanan Akte Kelahiran, Warga Merasa Lebih Mudah dan Terbantu‎

Berita Terbaru