‎Hotmix Baru Seumur Jagung di Kp. Jaha Sudah Rusak, GNP Tipikor Soroti Lemahnya Pengawasan Kecamatan Pagedangan‎

Jumat, 19 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy




DENTUMNEWS.COM, Tangerang | Proyek pengaspalan hotmix di Kampung Jaha RT 002 RW 005, Desa Malangnegah, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, kembali menjadi sorotan publik. Pasalnya, belum genap satu minggu dikerjakan, kondisi hotmix sudah mengalami kerusakan parah.

‎Sebelumnya, proyek hotmix tersebut sempat ramai diberitakan di sejumlah media. Namun fakta di lapangan justru menunjukkan hasil pekerjaan yang memprihatinkan. Hotmix terlihat mengelupas, retak, dan rusak, diduga kuat akibat pengerjaan yang dilakukan secara asal jadi tanpa memperhatikan kualitas.

‎Berdasarkan hasil pantauan awak media Dentumnews di lokasi, lapisan hotmix yang digelar terlihat sangat tipis dan tidak merata. Kondisi ini menguatkan dugaan bahwa proyek tersebut tidak dikerjakan sesuai spesifikasi teknis yang seharusnya, sehingga menyebabkan kerusakan dini.

‎Salah seorang warga setempat mengungkapkan bahwa pengerjaan hotmix dilakukan pada malam hari.
‎“Hotmix ini dikerjakan malam hari, Pak. Sekarang juga sudah pada terkelupas aspalnya,” ujar warga tersebut saat dikonfirmasi.

‎Lembaga Swadaya Masyarakat GNP Tipikor Saepudin menilai kerusakan cepat tersebut merupakan dampak dari lemahnya pengawasan dari pihak terkait, khususnya di tingkat kecamatan. Lemahnya pengawasan dinilai memberikan ruang gerak bagi kontraktor nakal untuk mengurangi spesifikasi pekerjaan demi meraup keuntungan besar.

‎“Kalau baru beberapa hari sudah rusak, itu menunjukkan kualitas pekerjaan sangat buruk. Ini kuat dugaan ada pengurangan spesifikasi, baik dari ketebalan hotmix maupun material yang digunakan. Lemahnya pengawasan dari kecamatan membuka peluang kontraktor nakal bermain,” tegas Saepudin perwakilan GNP Tipikor.

‎GNP Tipikor menilai proyek infrastruktur yang menggunakan anggaran negara seharusnya dikerjakan dengan mengedepankan mutu dan ketahanan jangka panjang, bukan sekadar mengejar penyelesaian pekerjaan. Mereka juga meminta agar pihak kecamatan Pagedangan dan instansi pengawas terkait tidak tutup mata terhadap kondisi tersebut.

‎Atas temuan ini, GNP Tipikor mendesak agar dilakukan evaluasi menyeluruh, audit teknis, serta pemeriksaan terhadap pihak pelaksana proyek. Jika ditemukan pelanggaran spesifikasi dan prosedur, mereka meminta adanya sanksi tegas sesuai aturan yang berlaku.

‎“Pembangunan infrastruktur itu untuk kepentingan masyarakat, bukan untuk ajang mencari keuntungan dengan cara mengorbankan kualitas. Jangan sampai anggaran pemerintah habis, tapi jalan cepat rusak,” pungkas GNP Tipikor.


Baca Juga :  Revolusi Lalu Lintas: Polda Metro Jaya Tinggalkan Tilang Manual

Penulis : Febi

Editor : Redaktur

Berita Terkait

‎Proses SPMB Berjalan Lancar, SMAN 17 Kabupaten Tangerang Masuki Tahapan MPLS
Bikin Bangga! Atlet Panglipur Tagar Jaya Berhasil Harumkan Nama Kecamatan Teluknaga
Pelaksanaan Proyek Drainase di Panongan Dipertanyakan, Dugaan Pelanggaran Teknis dan K3 Mencuat
‎LSM Harimau Gelar Santunan Anak Yatim/Piatu di Kadusirung, Dimeriahkan Atraksi Debus Khas Banten
Tanpa Papan Informasi, Renovasi Eks Kelurahan Babakan Diduga Langgar Prinsip Keterbukaan Publik
‎Diduga Gunakan Material Bekas, Proyek Gapura Rp98 Juta DI Binong Disorot Keras LSM KDM
HCM: Rakor, Nobar hingga Makan Bersama Perkuat Kebersamaan di Curug Kulon
‎Diduga Abaikan Mutu dan Transparansi, Proyek Paving Block Rp119 Juta di Serdang Wetan Menuai Sorotan
Berita ini 69 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 16:50 WIB

‎Proses SPMB Berjalan Lancar, SMAN 17 Kabupaten Tangerang Masuki Tahapan MPLS

Jumat, 3 Juli 2026 - 17:23 WIB

Bikin Bangga! Atlet Panglipur Tagar Jaya Berhasil Harumkan Nama Kecamatan Teluknaga

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:33 WIB

Pelaksanaan Proyek Drainase di Panongan Dipertanyakan, Dugaan Pelanggaran Teknis dan K3 Mencuat

Minggu, 28 Juni 2026 - 08:50 WIB

‎LSM Harimau Gelar Santunan Anak Yatim/Piatu di Kadusirung, Dimeriahkan Atraksi Debus Khas Banten

Kamis, 25 Juni 2026 - 11:13 WIB

Tanpa Papan Informasi, Renovasi Eks Kelurahan Babakan Diduga Langgar Prinsip Keterbukaan Publik

Berita Terbaru