DENTUMNEWS.COM,Tangerang | Anggota DPRD Kabupaten Tangerang dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Imam Sucipto, menghadiri peresmian Program Ketahanan Pangan Penanaman Melon sekaligus Launching Sentra Melon Hidroponik Terpadu yang diresmikan langsung oleh Bupati Tangerang H. Moch. Maesyal Rasyid.
Kegiatan tersebut berlangsung di Kampung Tegal RT 001/007, Desa Curug Wetan, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, pada Kamis (29/01/2026).
Program ini diinisiasi oleh Pemerintah Desa Curug Wetan melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dengan mengusung tema “Ketahanan Pangan Jadi Kekuatan, Teknologi Jadi Acuan untuk Industri Masa Depan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

”Program ketahanan pangan ini menjadi langkah strategis desa dalam mengembangkan sektor pertanian modern berbasis teknologi hidroponik. Diketahui, sebanyak 130 pohon melon ditanam dengan estimasi masa panen sekitar tiga bulan, yang terdiri dari lima varietas melon unggulan. Hasil panen tersebut diharapkan mampu memberikan nilai ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat Desa Curug Wetan serta memperkuat peran BUMDes sebagai penggerak ekonomi desa.
Bupati Tangerang H. Moch. Maesyal Rasyid dalam sambutannya mengapresiasi inisiatif Pemerintah Desa Curug Wetan yang dinilai sejalan dengan program ketahanan pangan nasional. Ia berharap Sentra Melon Hidroponik Terpadu ini dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kabupaten Tangerang dalam mengembangkan pertanian modern yang produktif dan berkelanjutan.


Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Tangerang Imam Sucipto turut memberikan apresiasi atas terlaksananya program tersebut. Menurutnya, penanaman melon hidroponik tidak hanya berdampak positif terhadap peningkatan ekonomi warga, tetapi juga memberikan manfaat bagi lingkungan.
“Program seperti ini sangat positif. Selain memberdayakan masyarakat dan mengurangi pengangguran, juga membantu menjaga lingkungan agar tetap produktif dan berkelanjutan,” ungkap Imam Sucipto.
Pemerintah Desa Curug Wetan berharap, keberadaan Sentra Melon Hidroponik Terpadu ini dapat mendorong kemandirian pangan desa, membuka lapangan kerja baru, serta menarik minat generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian modern berbasis teknologi.
Penulis : Sandra Dewi .W
Editor : Redaktur


















