Pakar Komunikasi Emrus Sihombing Apresiasi Mahfud Kuasai Persoalan Dibandingkan Cawapres Lainnya

Sabtu, 23 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, DentumNews | Pengamat sekaligus Pakar Komunikasi Politik dari Universitas Pelita Harapan (UPH), Emrus Sihombing mengungkapkan bahwa Cawapres Mahfud MD mampu memberikan solusi yang konkret bagi permasalahan yang dialami oleh rakyat Indonesia.

Emrus mengomentari bagaimana Debat Cawapres dan mengaku bahwa apa yang dikatakan oleh Mahfud MD mengenai fenomena pinjaman online di tengah masyarakat memang berbasis pada apa yang dilihatnya langsung di lapangan.

“Apa yang dikatakan oleh Mahfud MD terkait pinjaman online sama dengan Ganjar, selalu berbasis kepada apa yang dilihat di masyarakat,” ungkapnya dalam acara Nonton Bareng Debat Kedua, di Oktaf Cafe, Tebet, Jakarta, Jumat (22/12)

Lebih lanjut, menurut Pakar Komunikasi Politik itu bahwa bagaimana solusi yang ditawarkan oleh Cawapres nomor urut 3 tersebut, yang mana akan membawa persoalan pinjaman online menjadi pidana merupakan solusi yang konkret.

Pasalnya, selama ini permasalahan mengenai pinjaman online masih berada pada ranah perdata saja sehingga sulit untuk dilakukan penanganan.

“Kalau perdata penyelesaiannya sangat susah antara para pihak, jadi negara tidak boleh ikut campur. Tetapi ketika itu ditarik menjadi pidana, maka Pemerintah, penegak hukum bisa masuk ke dalam,” kata Emrus.

“Oleh karena itu, Mahfud memberikan solusi yang sangat konkret, sehingga nanti kalau itu menjadi tindak pidana, maka orang akan hati-hati untuk memberikan pinjaman online tersebut,” tambahnya.

Baca Juga :  Amien Rais Ingatkan Jokowi dan Luhut: Masa Jabatan Harus Berakhir Oktober 2024

Lebih Lanjut, Emrus menilai penampilan Cawapres Gibran terlalu percaya diri. Menurutnya, hal itu mengesankan sangat mendikte dan menggurui Cawapres lainnya.

“Cawapres Gibran, terlalu overconfident sehingga jawabannya cenderung mendikte dan menggurui, ditambah dirinya memberikan program harapan yang tidak diikuti rincian operasional seperti mengurangi pengangguran” ujar Emrus

Sementara itu, Cawapres Muhaimin Iskandar juga tampil terlalu percaya diri dan terkesan blunder. Apalagi saat Cawapres nomor urut satu tersebut menjelaskan target pembangunan 40 kota setara Jakarta.

“Cawapres Muhaimin yang selalu menyinggung adanya ketidakadilan, lalu tidak ada solusi program nya utk mengatasi ketidakadilan yang dimaksud ditambah dirinya seringkali blunder bagi dirinya sendiri” imbuhnya.

Baca Juga :  Muhammad Rizal Bersama BKKBN Sosialisasikan KIE Program Keluarga Berkualitas di Tangerang

Emrus memandang hanya Cawapres Mahfud MD saja yang mampu menawarkan program realistis.

“Cawapres nomor 3 Mahfud MD sangat operasional, karena penyakit negara adalah korupsi. Silahkan cek disetiap lini ada korupsi, paslon 3 sangat fokus dan intens perhatiannya terhadap korupsi karena menuntaskan korupsi dapat mempercepat akselerasi pembangunan” tuturnya.

Sementara itu, Ketua komunitas Rakyat Sayang Indonesia Lubbi berharap masyarakat Indonesia semakin yakin untuk memilih para pemimpinnya kelak, utamanya yang mampu memberikan berbagai solusi konkret dalam mengatasi berbagai persoalan.

“Melalui acara debat kali ini saja bisa kita saksikan siapa yang pantas menjadi pemimpin yang akan melanjutkan untuk memimpin Indonesia selanjutnya,” pungkasnya.(*)

Berita Terkait

Partai Golkar Umumkan Penugasan Baru untuk Pilkada Serentak 2024, Perkuat Persaingan dan Strategi Kemitraan
Saksi Ahli Caleg Akmaludin Dituding Kurang Obyektif di Sidang Bawaslu
Sidang Perdana Akmaludin Nugraha Caleg PDIP Dapil 6 Sudah Masuk Tahap Awal di Bawaslu
Keluarga Besar LBH Cakrawala Timur Indonesia, Akan Mendukung Salah Satu Kandidat Bakal Calon Bupati Kabupaten Tangerang
Dugaan Penggelembungan Suara Caleg PAN DPR-RI Dapil Banten 3 Melaporkan Ke Bawaslu
Rekapitulasi Penghitungan Suara di PPK, Polres Metro Tangerang Pertebal Pengamanan dan Pengawasan
Lembaga Survei Indikator Politik Indonesia, Golkar menempati posisi kedua
Penjagaan Polisi Menjelang Demo Relawan Ganjar-Mahfud di Jakarta Pusat
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Maret 2024 - 08:22 WIB

Saksi Ahli Caleg Akmaludin Dituding Kurang Obyektif di Sidang Bawaslu

Rabu, 20 Maret 2024 - 00:25 WIB

Sidang Perdana Akmaludin Nugraha Caleg PDIP Dapil 6 Sudah Masuk Tahap Awal di Bawaslu

Sabtu, 9 Maret 2024 - 10:52 WIB

Keluarga Besar LBH Cakrawala Timur Indonesia, Akan Mendukung Salah Satu Kandidat Bakal Calon Bupati Kabupaten Tangerang

Jumat, 8 Maret 2024 - 00:30 WIB

Dugaan Penggelembungan Suara Caleg PAN DPR-RI Dapil Banten 3 Melaporkan Ke Bawaslu

Selasa, 20 Februari 2024 - 18:50 WIB

Rekapitulasi Penghitungan Suara di PPK, Polres Metro Tangerang Pertebal Pengamanan dan Pengawasan

Selasa, 20 Februari 2024 - 08:38 WIB

Lembaga Survei Indikator Politik Indonesia, Golkar menempati posisi kedua

Senin, 19 Februari 2024 - 10:20 WIB

Penjagaan Polisi Menjelang Demo Relawan Ganjar-Mahfud di Jakarta Pusat

Sabtu, 17 Februari 2024 - 13:02 WIB

Ridwan Kamil: Pilihan Saya Antara Menteri, Gubernur DKI atau Jabar

Berita Terbaru