Diduga SPBU 54.671.34 Kraton Sengaja Layani Pembelian Pakai Jerigen Tanpa Surat Rekom, APH Setempat Tutup Mata

Selasa, 27 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Diduga SPBU 54.671.34 Kraton Sengaja Layani Pembelian Pakai Jerigen

Diduga SPBU 54.671.34 Kraton Sengaja Layani Pembelian Pakai Jerigen

PASURUAN, DentumNews |

Diduga SPBU 54.671.34 Desa Pulokerto Kec. Kraton Pasuruan dengan sengaja melakukan pengisian BBM jenis Pertalite dengan Jerigen tanpa ada Surat rekomendasi dari kelurahan atau pertanian setempat, hal ini ditemukan tim awak media ketika investigasi di SPBU tersebut diduga ada banyak pelanggan penganggsu yang salah satunya oknum purn TNI setempat berinisial RS. Selasa (27/02/24)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sangat di sayangkan, menurut warga sekitar aktivitas tersebut diduga ada persekongkolan antara Pengawas SPBU Operator dan Oknum APH setempat, sehingga kegiatan yang mereka lakukan lancar sampai saat ini.

Perilaku yang dilakukan operator SPBU 54.671.34 Kraton dengan sangat leluasa melayani pengisian roda 2 Jenis Thunder modif guna untuk ditimbun dan memperjual belikan BBM pertalite. Dimana seharusnya masyarakat luas yang bisa menikmati dan merasakan keseluruhannya tetapi di SPBU 54.671.34 Kraton ini hanya menguntungkan para penganggsu dan penimbun, ini sudah jelas melanggar SOP Pertamina serta UU Migas.

Baca Juga :  Diprediksi Kawasan Tangerang Akan Terus Hujan Hingga Awal Januari 2023

Ketika tim awak media, melintas di lokasi depan SPBU tersebut terlihat banyak antrian sepeda motor Thunder, yang sedang melakukan antrian pengisian kemudian dilansir atau di tap dengan Jerigen plastik.

“Sangat disayang kan aturan penggunaan Jerigen plastik sangat berbahaya karena dapat menyebabkan ada nya listrik status sehingga dapat menimbulkan kebakaran.”

Menurut sumber informasi warga setempat yang enggan disebut kan namanya, kegiatan ilegal yang melanggar hukum ini dilakukan sudah cukup lama dan aman aman saja karena semuanya sudah Kong kalikong mulai pengawas SPBU operator dan APH setempat.

“Kegiatan orang orang itu sudah lama pak, bahkan sekarang semakin lama semakin bertambah banyak, ada yang pakai sepeda motor Thunder, dan mobil carry yang didalamnya banyak Jerigennya, mereka aman aman saja karena semua sudah sekongkol pak,” ujarnya.

Baca Juga :  Wakapolsek Metro Penjaringan Kompol Bambang Krisnady Tutup Usia, Jajaran Polsek Mengucapkan Duka Cita

Apapun alasannya semua itu tidak dibenarkan karena melanggar UU migas dan Tidak sesuai dengan SOP Pertamina. Sedangkan operator juga melakukan pungli, dari pihak penganggsu sendiri mengatakan bahwa mereka memberikan tips kepada operator per Drigennya Rp. 2000,- (Dua Ribu Rupiah) dalam satu hari perorang

Maraknya penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis pertalite, bukan hanya terjadi akibat adanya mafia atau pengepul saja. Akan tetapi diduga ada indikasi keterlibatan pengusaha Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang juga patut dipertanyakan keabsahannya. Juga pihak oknum APH yang memberikan rasa aman kepada mereka (Pelaku) hingga dengan bebas melakukan praktik pengisian yang tdak sesuai SOP dan merugikan masyarakat banyak. Sehingga kerap terjadi kelangkaan pertalite di wilayah Kabupaten Pasuruan.

Baca Juga :  Ketum PWDPI Nurullah : KPU dan Bawaslu Harus Netral, Jangan Ikuti Jejak Eks Ketua KPUD Lam-Teng “HF” yang Meninggal Di Penjara

Jadi patut di duga SPBU tersebut menyalahi aturan sebagaimana yang tertuang dalam pasal 55 Undang Undang Republik Indonesia nomor 22 tahun 2001 tentang Minyak dan Gas bumi yg menyebutkan bahwa setiap orang yang menyalahgunakan pengangkutan dan / niaga bahan bakar minyak yang di subsidi pemerintah di pidana dengan pidana penjara paling lama 6 tahun dan denda paling tinggi 60.000.000.000 (Enam puluh miliar rupiah) .

Dengan demikian maka dalam waktu dekat team dari awak media akan berkoordinasi dengan APH Polres Pasuruan Hingga Ke Polda Jatim, serta BPH MIGAS guna menindaklanjuti temuan SPBU yang melanggar aturan. Dengan harapan agar penyelewengan seperti tersebut diatas bisa di minimalisir dan masyarakat umum mendapatkan hak nya sesuai dengan aturan dan UU migas yang berlaku.

Penulis : Doni

Editor : Hilal R

Berita Terkait

Antusiasme Warga Kota Tangerang Mewarnai Acara Peluncuran Maskot Jingle dan tagline Pilkada 2024
Proyek Lanjutan Rehap GSG Dan Penataan Lingkup Gedung Kitribakti Curug Diduga Abaikan K3
Karya Latih Wartawan PWI Kota Tangerang Sukses Tingkatkan Kompetensi Anggota
Diduga Puluhan Remaja Hendak Tawuran Diamankan Polres Metro Tangerang Kota
Polres Metro Tangerang Kota Gelar Patroli Skala Besar Guna Mencegah Gangguan Kamtibmas
Polsek Ciomas Lakukan Investigasi Cek TKP Penemuan Mayat di Perumahan Ciomas Permai
Polsek Panongan Berikan Penyuluhan Dan Pembinaan Anak-Anak SMP Pelaku Tawuran
Polsek Curug Gelar Acara Silahturahmi Dengan Wartawan Curug
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Juni 2024 - 07:40 WIB

Antusiasme Warga Kota Tangerang Mewarnai Acara Peluncuran Maskot Jingle dan tagline Pilkada 2024

Senin, 10 Juni 2024 - 21:15 WIB

Proyek Lanjutan Rehap GSG Dan Penataan Lingkup Gedung Kitribakti Curug Diduga Abaikan K3

Minggu, 9 Juni 2024 - 13:51 WIB

Karya Latih Wartawan PWI Kota Tangerang Sukses Tingkatkan Kompetensi Anggota

Jumat, 7 Juni 2024 - 20:22 WIB

Diduga Puluhan Remaja Hendak Tawuran Diamankan Polres Metro Tangerang Kota

Rabu, 5 Juni 2024 - 17:38 WIB

Polres Metro Tangerang Kota Gelar Patroli Skala Besar Guna Mencegah Gangguan Kamtibmas

Rabu, 5 Juni 2024 - 09:16 WIB

Polsek Ciomas Lakukan Investigasi Cek TKP Penemuan Mayat di Perumahan Ciomas Permai

Senin, 3 Juni 2024 - 21:54 WIB

Polsek Panongan Berikan Penyuluhan Dan Pembinaan Anak-Anak SMP Pelaku Tawuran

Jumat, 31 Mei 2024 - 20:19 WIB

Polsek Curug Gelar Acara Silahturahmi Dengan Wartawan Curug

Berita Terbaru

Wahana Permainan pasar malam Sahabat Shakirah sebagai EO telah hadir di alun-alun curug, Kecamatan curug, Kabupaten Tangerang

Uncategorized

Pemerintah Setempat Sangat Mendukung Adanya Bazar Di Alun-alun Curug

Kamis, 13 Jun 2024 - 08:11 WIB