Diduga Langgar Spesifikasi dan K3, Proyek Paving Blok CV Yani Putra Daon Disorot, LSM Pertanyakan Pencopotan Papan Proyek

Sabtu, 27 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DENTUMNEWS.COM,Tangerang | Proyek pembangunan paving blok di RT 05/08, Kelurahan Curug Kulon, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Banten, yang dikerjakan oleh CV Yani Putra Daon, kini berada dalam sorotan tajam publik. Hasil investigasi di lapangan mengindikasikan proyek tersebut diduga kuat sarat penyimpangan, mulai dari pencopotan papan informasi proyek, mutu pekerjaan yang dipertanyakan, hingga pengabaian total standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Papan informasi proyek yang seharusnya menjadi simbol transparansi justru dicopot dari lokasi pekerjaan. Fakta ini terungkap dari pengakuan Ketua RT 05, yang menyebut pencopotan dilakukan atas arahan langsung pihak kontraktor.

“Saya dihubungi lewat WhatsApp oleh pihak kontraktor bernama FB, isinya menyuruh papan proyek dicopot saja,” ungkap Ketua RT 05.

Pencopotan papan proyek tersebut memunculkan kecurigaan serius. Pasalnya, papan proyek merupakan kewajiban hukum dalam pekerjaan konstruksi yang dibiayai anggaran pemerintah. Hilangnya papan informasi dinilai sebagai upaya mengaburkan data publik, mulai dari nilai anggaran, volume pekerjaan, hingga masa pelaksanaan.


Sorotan kian tajam setelah Ahmad Jaeni, Ketua LSM Harimau Kecamatan Curug, menyampaikan kritik keras dan mempertanyakan integritas proyek tersebut.

“Ada apa sebenarnya dengan proyek ini? Papan proyek dicopot, kualitas pekerjaan dipertanyakan. Ini bukan hal sepele. Patut diduga ada permainan,” tegas Ahmad Jaeni.

Ia menilai pencopotan papan proyek merupakan indikasi awal praktik tidak sehat dalam pengelolaan proyek. Menurutnya, proyek yang benar dan bersih tidak akan takut pada keterbukaan informasi.

Baca Juga :  Diduga Buang Sampah dari Tangsel ke Pagedangan, Sudah Ditutup Tapi Masih Bandel: Pemerintah Harus Tegas

Tak hanya soal administrasi, kualitas paving blok yang terpasang juga menuai kecaman. Dari hasil pantauan di lapangan, paving tampak tidak presisi, ketebalan tidak seragam, dan pemasangan terkesan asal jadi. Kondisi ini memunculkan dugaan bahwa pekerjaan tidak mengacu pada spesifikasi teknis dan berpotensi cepat rusak, sehingga merugikan masyarakat.

Lebih ironis lagi, aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) diduga diabaikan sepenuhnya. Para pekerja terlihat bekerja tanpa helm, tanpa rompi keselamatan, tanpa sepatu pelindung, bahkan tanpa sarung tangan. Praktik ini tidak hanya melanggar aturan K3, tetapi juga mencerminkan kelalaian serius yang membahayakan keselamatan pekerja.

Baca Juga :  Karang Taruna Curug Kulon Perkuat Sinergi Pemuda, Pemerintah Dan Aparat Kewilayahan

Kondisi tersebut secara otomatis menyoroti peran Pengawas Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim).

Publik mempertanyakan di mana fungsi pengawasan selama proyek berjalan, dan mengapa dugaan pelanggaran ini bisa terjadi tanpa tindakan tegas.

“Pengawas Perkim jangan hanya jadi formalitas. Kalau ada pelanggaran, harus berani hentikan pekerjaan dan beri sanksi. Jangan sampai proyek pemerintah berubah jadi ladang permainan,” tegas Ahmad Jaeni.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak CV Yani Putra Daon maupun Dinas Perkim Kabupaten Tangerang belum memberikan klarifikasi resmi, sementara pengawasan dari instansi terkait dinilai lemah dan tidak terlihat di lapangan.

Penulis : Rudy_ara

Editor : Redaktur

Berita Terkait

‎Warga Datangi Kantor Desa, Pertanyakan Penonaktifan Ketua RW 04 Curug Wetan
HGB 12 PT Puramas Masuk Persil Desa Cukanggalih Mengapa Berada di Desa Kadu Jaya, Hakim Harus Cerdas Menilai
HCM: Pimpin Apel Pagi, Tekankan Disiplin dan Pelayanan Prima Kelurahan Curug Kulon
Galian Pipa PDAM Di Ciakar Disorot!! Diduga Tak Berizin, Abaikan K3 hingga Bungkam Saat Dikonfirmasi
Aksi Nyata HCM! Lurah Curug Kulon Turun Langsung Pimpin Kerja Bakti Bersih Lingkungan
Proyek Perbaikan Jembatan Sukabakti Curug Diduga Tidak Transparan
Banjir Binong Permai Tak Kunjung Di Tangani: Ketua FJB Angkat Bicara
Utamakan Tertib Sosial dalam Hubungan Bermasyarakat, Satpol PP Lakukan Penanganan Gedung di Wilayah Kecamatan Teluk Naga
Berita ini 54 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 20:14 WIB

‎Warga Datangi Kantor Desa, Pertanyakan Penonaktifan Ketua RW 04 Curug Wetan

Senin, 13 April 2026 - 13:02 WIB

HGB 12 PT Puramas Masuk Persil Desa Cukanggalih Mengapa Berada di Desa Kadu Jaya, Hakim Harus Cerdas Menilai

Senin, 13 April 2026 - 10:39 WIB

HCM: Pimpin Apel Pagi, Tekankan Disiplin dan Pelayanan Prima Kelurahan Curug Kulon

Sabtu, 11 April 2026 - 08:11 WIB

Aksi Nyata HCM! Lurah Curug Kulon Turun Langsung Pimpin Kerja Bakti Bersih Lingkungan

Selasa, 7 April 2026 - 12:14 WIB

Proyek Perbaikan Jembatan Sukabakti Curug Diduga Tidak Transparan

Berita Terbaru

Kabupaten Tangerang

‎Warga Datangi Kantor Desa, Pertanyakan Penonaktifan Ketua RW 04 Curug Wetan

Senin, 13 Apr 2026 - 20:14 WIB