Ksatria Muda : Pengembalian Kerugian Negara Kasus Lahan RSUD Tigaraksa Tidak Menghilangkan Pidana.

Kamis, 23 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ksatria Muda : Pengembalian Kerugian Negara Kasus Lahan RSUD Tigaraksa Tidak Menghilangkan Pidana.

Ksatria Muda : Pengembalian Kerugian Negara Kasus Lahan RSUD Tigaraksa Tidak Menghilangkan Pidana.

DENTUMNEWS.COM, Tangerang | Merespon beredarnya informasi melalui media online tentang adanya dugaan pengembalian kerugian keuangan negara/daerah atas adanya dugaan tindak pidana korupsi pengadaan lahan RSUD Tigaraksa. Kamis (23/05/24)

Ksatria Muda menyatakan kalaupun informasi itu benar bukan berarti kasus tersebut dapat dihentikan oleh Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Ketua Umum Ksatria Muda Asmudyanto, Pengembalian kerugian keuangan negara tidak menghapuskan dipidananya terduga pelaku tindak pidana korupsi, hal tersebut jelas telah ditentukan dan dinyatakan dalam Pasal 4 Undang-Undang nomor 31 Tahun 1999 yang telah diubah dengan Undang-Undang nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Baca Juga :  Hari Pendidikan Internasional 2024: Tema dan Sejarah Peringatan

Bahwa pengembalian kerugian keuangan negara merupakan upaya penegak hukum untuk memulihkan perekonomian negara yang telah dirugikan oleh adanya tindak pidana korupsi dan hanya dapat menjadi alasan bagi penegak hukum untuk mengurangi pidana bagi pelaku, tetapi tidak menghapuskan pidananya dan tindakan mengembalikan kerugian keuangan negara adalah dalam hal-hal yang meringankan para pelaku.

Dalam hal Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Lahan RSUD Tigaraksa kami mendapatkan informasi bahwa Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang telah meminta BPK RI Perwakilan Banten untuk melakukan Audit Investigatif atas adanya dugaan Fraud Pengadaan Lahan RSUD Tigaraksa.

Baca Juga :  Diduga Tidak Adanya Pengawasan dari DBMDSA, CV. Prima Tiga Bersaudara Curi Ketebalan

Kami berpendapat kalaupun kerugian tersebut berdasarkan hasil perhitungan BPK Banten maka akan semakin mempermudah serta meyakinkan penyidik dalam melakukan pengukapan terhadap kasus tersebut.

“Penyidik dalam hal kepentingan penyidikan kasus dugaan korupsi lahan RSUD Tigaraksa tentu akan meminta BPK sebagai ahli yang berwenang untuk melakukan audit investigatif guna menghitung kerugian negara/daerah, dan kami berpendapat bahwa hasil audit tersebut tidak berlaku hukum administrasi pemerintahan yang jika terdapat rekomendasi untuk dilakukan pengembalian dengan waktu tertentu sehingga terduga pelaku bisa bebas dari hukum pidana, karena audit tersebut sifatnya untuk kepentingan penegakan hukum bukan audit tahunan LKPD Pemerintah Kabupaten Tangerang,”Ungkap Asmudyanto.

Baca Juga :  Diduga Cv Cahaya Kontraktor Kurangi Volume Pekerjaan Hotmik

Lebih lanjut Asmudyanto ,”Untuk itu kami tetap menunggu hasil penyidikan Kejari Kabupaten Tangerang dalam mengungkap kasus tersebut, dan demi terciptanya kepastian hukum dan rasa keadilan bagi Masyarakat Kabupaten Tangerang kami meminta kepada Kejari Kabupaten Tangerang untuk segera menyelesaikan penyidikan dengan mengumungkan semua nama-nama terduga pelaku untuk diserahkan ke pengadilan.

Perlu kami sampaikan jika kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Lahan RSUD Tigaraksa tidak ditangani secara serius,cepat dan terukur maka kami akan melakukan aksi unjuk rasa depan Kejari Kabupaten Tangerang.”ucapnya,

Sampai berita ini di terbitkan pihak instansi terkait lainnya belum dapat di konfirmasi

Penulis : Rudy Arra

Editor : Hilal R

Berita Terkait

Polsek Curug Gelar Acara Silahturahmi Dengan Wartawan Curug
Proyek U-Ditch Dikerjakan oleh CV ANUGRAH FAJAR Diduga Asal – Asalan Dan Tidak Sesuai RAB
KPU Kota Tangerang Gelar Pengukuhan Sekretariat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK)Se-Kota Tangerang
LSM LIN Angkat Bicara Terkait Proyek U-ditch dan Paving Blok di Sari Bumi Kelurahan Binong
Pekerja CV.Kuning Ayu Mengalami Luka Di kaki Akibat Melalaikan K3
Proyek U-Ditch Dikerjakan Oleh CV.Graha Anugrah Sukses Diduga Asal -Asalan Dan Tidak Sesuai Spesifikasi
DiDuga Galian Kabel PLN Di Desa Cukanggalih Kangkangi Aturan
Proyek U-Ditch Beton Drainase Dikerjakan OlehCV. BERKAH ANUGERAH PRATAMA Diduga Tidak Sesuai Spesifikasi.
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Mei 2024 - 20:19 WIB

Polsek Curug Gelar Acara Silahturahmi Dengan Wartawan Curug

Sabtu, 25 Mei 2024 - 12:39 WIB

Proyek U-Ditch Dikerjakan oleh CV ANUGRAH FAJAR Diduga Asal – Asalan Dan Tidak Sesuai RAB

Jumat, 24 Mei 2024 - 18:19 WIB

KPU Kota Tangerang Gelar Pengukuhan Sekretariat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK)Se-Kota Tangerang

Kamis, 23 Mei 2024 - 09:59 WIB

Ksatria Muda : Pengembalian Kerugian Negara Kasus Lahan RSUD Tigaraksa Tidak Menghilangkan Pidana.

Sabtu, 11 Mei 2024 - 16:38 WIB

LSM LIN Angkat Bicara Terkait Proyek U-ditch dan Paving Blok di Sari Bumi Kelurahan Binong

Jumat, 10 Mei 2024 - 12:42 WIB

Pekerja CV.Kuning Ayu Mengalami Luka Di kaki Akibat Melalaikan K3

Kamis, 9 Mei 2024 - 21:01 WIB

Proyek U-Ditch Dikerjakan Oleh CV.Graha Anugrah Sukses Diduga Asal -Asalan Dan Tidak Sesuai Spesifikasi

Kamis, 9 Mei 2024 - 15:38 WIB

DiDuga Galian Kabel PLN Di Desa Cukanggalih Kangkangi Aturan

Berita Terbaru

Wahana Permainan pasar malam Sahabat Shakirah sebagai EO telah hadir di alun-alun curug, Kecamatan curug, Kabupaten Tangerang

Uncategorized

Pemerintah Setempat Sangat Mendukung Adanya Bazar Di Alun-alun Curug

Kamis, 13 Jun 2024 - 08:11 WIB