Pembunuhan Pegawai Pabrik di Karawang yang Didalangi Sang Istri

Rabu, 17 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pembunuhan Pegawai Pabrik di Karawang yang Didalangi Sang Istri

Pembunuhan Pegawai Pabrik di Karawang yang Didalangi Sang Istri

JAKARTA, Dentumnews.com |

Seorang pria di Karawang, Arif Sriyono (32), awalnya diduga menjadi korban begal karena ditemukan tewas di pinggir jalan dengan luka tusuk. Namun, setelah penyelidikan lebih lanjut, ternyata ia merupakan korban pembunuhan berencana yang dilakukan oleh istrinya, Ossy Claranita (32), dan adik iparnya, Pandu (19). Berikut rangkuman informasi terkait kasus ini:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

  1. Penemuan Jenazah:
  • Jasad Arif Sriyono ditemukan tergeletak di pinggir jalan pada Selasa, 9 Januari 2024.
  • Awalnya, kasus ini disangka sebagai korban begal karena kondisi tubuh Arif penuh dengan luka tusuk.
  1. Panggilan Kedua dan Ancaman Jemput Paksa:
  • Polisi memanggil Arif untuk pemeriksaan, namun ia tidak hadir tanpa memberikan konfirmasi.
  • Setelah penyelidikan, polisi mengancam akan melakukan upaya jemput paksa jika Arif kembali mangkir dari pemeriksaan.
  1. Penyelidikan dan Pengembangan Kasus:
  • Hasil penyelidikan menyimpulkan bahwa Arif bukan korban begal melainkan korban pembunuhan berencana.
  • Dua pelaku utama adalah istri Arif, Ossy Claranita, dan adik ipar Arif, Pandu.
  • Pelaku menyewa eksekutor berinisial RZ untuk melakukan pembunuhan.
  1. Penangkapan Pelaku:
  • Ossy dan Pandu ditangkap di rumahnya di Perumahan Griya Budiman Asri, Karawang.
  • Eksekutor bayaran, RZ, masih dalam pengejaran polisi.
  1. Motif Pembunuhan:
  • Motif pembunuhan diduga dipicu oleh rasa sakit hati Ossy terhadap Arif akibat hubungan yang tidak harmonis, sering dimarahi, dan dituduh berselingkuh.
  • Ossy juga menyebut bahwa Arif tidak memenuhi kebutuhan rumah tangga.
  1. Ancaman Hukuman:
  • Para pelaku dijerat dengan Pasal 340 KUHPidana jo Pasal 56 dan/atau Pasal 365 ayat (3) KUHPidana jo Pasal 56 KUHPidana dan/atau Pasal 338 KUHPidana.
  • Ancaman hukuman maksimal yang dihadapi adalah 20 tahun penjara atau seumur hidup.
Baca Juga :  Kejahatan Argiyan Arbirama Pembunuh Mahasiswi Depok Makin Panjang

Kasus ini menggambarkan tragedi pembunuhan yang melibatkan perasaan sakit hati dalam hubungan pernikahan, dan para pelaku dihadapkan pada konsekuensi hukum yang serius.(il/BDR)

Penulis : Red

Editor : Redaktur

Berita Terkait

FPII Kecam Sikap Premanisme Oknum Debt Colektor Ancam Pimpinan KLTV Indonesia
Dipimpin Kapolresta, Satreskrim Polsek Panongan Gelar Press Conference tindak pidana Pencurian
Polisi Secara Profesional Tangkap Pelaku Pencurian Rumah Kosong di Teluk Naga, Tangerang
Tragedi Mengguncang Tangerang Jelang Lebaran, Pedagang Tewas Ditikam
Penggerebekan Prostitusi Online saat Ramadan, Anak di Bawah Umur Dijajakan
Empat Anggota Geng Biang Rusuh Ditangkap Terkait Tewasnya Pemuda Dalam Tawuran di Klender
Viral!! Video Asusila Beredar Di Wilayah Rumpin Bogor Keluarga Korban Minta Pendampingan Hukum.
Unit Ranmor Satreskrim Polresta Tangerang Tangkap Pelaku Curanmor Hanya Hitungan Jam
Berita ini 56 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Juni 2024 - 13:16 WIB

FPII Kecam Sikap Premanisme Oknum Debt Colektor Ancam Pimpinan KLTV Indonesia

Sabtu, 27 April 2024 - 01:30 WIB

Dipimpin Kapolresta, Satreskrim Polsek Panongan Gelar Press Conference tindak pidana Pencurian

Selasa, 23 April 2024 - 11:38 WIB

Polisi Secara Profesional Tangkap Pelaku Pencurian Rumah Kosong di Teluk Naga, Tangerang

Senin, 1 April 2024 - 19:58 WIB

Tragedi Mengguncang Tangerang Jelang Lebaran, Pedagang Tewas Ditikam

Selasa, 19 Maret 2024 - 11:54 WIB

Penggerebekan Prostitusi Online saat Ramadan, Anak di Bawah Umur Dijajakan

Senin, 18 Maret 2024 - 18:28 WIB

Empat Anggota Geng Biang Rusuh Ditangkap Terkait Tewasnya Pemuda Dalam Tawuran di Klender

Rabu, 13 Maret 2024 - 12:13 WIB

Viral!! Video Asusila Beredar Di Wilayah Rumpin Bogor Keluarga Korban Minta Pendampingan Hukum.

Minggu, 10 Maret 2024 - 20:32 WIB

Unit Ranmor Satreskrim Polresta Tangerang Tangkap Pelaku Curanmor Hanya Hitungan Jam

Berita Terbaru

Hukum dan Kriminal

FPII Kecam Sikap Premanisme Oknum Debt Colektor Ancam Pimpinan KLTV Indonesia

Minggu, 16 Jun 2024 - 13:16 WIB