Kini Telah Hadir Proyek Siluman Di Perumahan Teratai Legok

Sabtu, 11 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto saat pekerjaan dan tidak menggunakan K3 (DentumNews.com)

Foto saat pekerjaan dan tidak menggunakan K3 (DentumNews.com)

Tangerang, DentumNews | Setiap masyarakat pasti menginginkan pembangunan di wilayahnya. Usulan demi usulan telah dilakukan dan hingga akhirnya terealisasi pembangunan saluran air Turab /drainase, namun sangat di sayangkan proyek tersebut tidak ada papan informasi publik yang tidak tau sumber anggaran dari mana ,Kamis (09/11/2023)

Hal ini dikarenakan lemahnya pengawasan dari dinas terkait. Saat awak media dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) mengontrol proyek tersebut pekerjanya tidak di lengkapi Dengan k3 seakan melalaikan aturan yang sudah di tetapkan oleh pemerintah,

Bukan itu saja pemasangan turab tersebut diduga tidak memakai sepatu hal tersebut dilakukan untuk mengurangi spesifikasi demi meraup keuntungan yg sangat besar bagi para kontraktor nakal,
Seharusnya PPTK dinas mengecek pekerjaan tersebut sudah sesuai atau belum jangan sampai memberikan ruang bagi kontraktor nakal.

Saat di konfirmasi salah satu pekerja beliau mengatakan “untuk pelaksananya saya tidak tahu pak, saya hanya pekerja kalau k3 saya hanya di kasih 2 oleh pihak mandor” ucapnya.

Masih dilokasi yang sama GNP-Tipikor Yasin S dan Ahmad Djaeni menegaskan terkait proyek tersebut,

“Ini proyek pemerintah apa proyek siluman. Karna tidak ada nya papan informasi publik, disini saja kita sudah bisa menilai pihak kontraktor sudah menyalahi aturan undang-undang KIP Keterbukaan informasi publik,saya berharap dinas terkait turun langsung ke lokasi untuk mengecek proyek tersebut karena anggaran tersebut dibiayai dari hasil pajak masyarakat yang harus di pertanggung jawabkan “tegasnya.

Baca Juga :  Warga Keluhkan Adanya TPSP Di Tanah Pasum Perumahan Graha Citra Legok

Lebih lanjut Lembaga Swadaya Masyarakat(LSM PPUK) Gunawan mengatakan.

“Pekerjaan tersebut sungguh sangat tidak sesuai karena kami menduga pihak kontraktor berupaya mengurangi spek untuk mengambil keuntungan yg sangat besar, pekerja nya pun tidak di lengkapi dengan K3, sangat miris proyek pemerintah melalaikan keselamatan para pekerja. Dan di lokasi tidak ada pelaksana mau pun pengawas dari dinas terkait. Ada permainan apakah antara dinas dan kontraktor nakal ini, “pungkasnya.

Masih dilokasi yang sama Septrian Ketua Ormas Laskar Merah Putih Kecamatan Legok Berujar, dilokasi ini saya miris, ini sudah memasuki musim penghujan karna tumpukan tanah dari hasil galian untuk pekerjaan turab ini tidak dibersihkan atau dikumpulkan dalam karung dikhawatirkan akan terjadi licinnya jalan karna tanah terbawa air hujan, dan jika terjadi seperti itu siapa yang bertanggung jawab atas kejadian itu, dimana pihak dinas terkait seakan tutup mata dan dibiarkan saja seperti ini, dengan atas kejadian ini segera kami akan mengirimkan surat ke dinas terkait agar tidak ada kontraktor nakal seperti ini bahkan bisa membahayakan warga lingkungan jika dibiarkan melakukan pekerjaan yang tidak mementingkan keselamatan pekerja maupun warga lingkungan. “Pungkasnya.

Baca Juga :  Pemantauan Hilal Tentukan Awal Ramadhan Dilakukan di 101 Lokasi 

Untuk dinas terkait belum dapat di konfirmasi.

Penulis : YOLISA THASKIYAH

Berita Terkait

Ketua Presidium Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Terpukau dengan Karya-karya Warga Binaan saat berkunjung di Lapas Cibinong
Proyek U-Ditch Dikerjakan oleh CV ANUGRAH FAJAR Diduga Asal – Asalan Dan Tidak Sesuai RAB
KPU Kota Tangerang Gelar Pengukuhan Sekretariat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK)Se-Kota Tangerang
Ksatria Muda : Pengembalian Kerugian Negara Kasus Lahan RSUD Tigaraksa Tidak Menghilangkan Pidana.
PT. Dwi Karya Bentonit Indonesia Diduga Membuang Limbah Cair Langsung Ke Pemukiman Warga
DPC PKB Gelar Ta’aruf dan Pemaparan Visi Misi Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Tangerang Periode 2024-2029
KPU Kabupaten Tangerang Melantik 145 Orang Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Untuk Pilkada 2024
Lembaga Survei Index Politica Rilis Bacabup Paling Populer Jelang Pilkada Kabupaten Tangerang 2024
Berita ini 157 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Mei 2024 - 09:49 WIB

Ketua Presidium Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Terpukau dengan Karya-karya Warga Binaan saat berkunjung di Lapas Cibinong

Sabtu, 25 Mei 2024 - 12:39 WIB

Proyek U-Ditch Dikerjakan oleh CV ANUGRAH FAJAR Diduga Asal – Asalan Dan Tidak Sesuai RAB

Jumat, 24 Mei 2024 - 18:19 WIB

KPU Kota Tangerang Gelar Pengukuhan Sekretariat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK)Se-Kota Tangerang

Kamis, 23 Mei 2024 - 09:59 WIB

Ksatria Muda : Pengembalian Kerugian Negara Kasus Lahan RSUD Tigaraksa Tidak Menghilangkan Pidana.

Rabu, 22 Mei 2024 - 19:46 WIB

PT. Dwi Karya Bentonit Indonesia Diduga Membuang Limbah Cair Langsung Ke Pemukiman Warga

Sabtu, 18 Mei 2024 - 22:48 WIB

DPC PKB Gelar Ta’aruf dan Pemaparan Visi Misi Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Tangerang Periode 2024-2029

Jumat, 17 Mei 2024 - 09:01 WIB

KPU Kabupaten Tangerang Melantik 145 Orang Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Untuk Pilkada 2024

Rabu, 15 Mei 2024 - 16:13 WIB

Lembaga Survei Index Politica Rilis Bacabup Paling Populer Jelang Pilkada Kabupaten Tangerang 2024

Berita Terbaru