SMP Negeri 3 Parung Panjang Diduga Melakukan Pungli Untuk Wisuda dan Study Tour.

Jumat, 23 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


BOGOR,DentumNews | Sekolah Menengah Pertama Negeri 3 Parung Panjang, Kabupaten Bogor, yang menggelar acara pelepasan ratusan murid kelas IX (9) di halaman Sekolah, pada 17 Juni 2023 diduga melakukan Pungutan Liar (Pungli).

Pasalnya, salah seorang orang tua murid Mengatakan, jika dalam momentum perpisahan anaknya yang telah selesai mengemban ilmu di tingkat sekolah tersebut, dimintai sekitar Rp 450.000 per anak.

” Itu kena biaya empat ratus lima puluh ribu bang, untuk sampul ijasah dan acara wisudanya ” ucapnya wali murid.

Lanjutnya, wali murid memberi informasi sekitar dua bulan yang lalu juga melakukan kegiatan study tour ke Yogyakarta dengan membayar Rp 1.200.000. Rabu 21/6/2023

” Sekita dua bulanan lebih juga abis jalan-jalan ke Yogyakarta anak saya, tapi itu gak wajib ikut sih ” pungkasnya.

Mengacu pada Permendikbud Nomor 44 Tahun 2012 Tentang Pungutan dan Sumbangan Biaya Pendidikan menyebutkan, satuan pendidikan dasar yang diselenggarakan Pemerintah atau Pemerintah Daerah dilarang memungut biaya satuan pendidikan.

Dalam isinya, Pendidik dan Tenaga Kependidikan, baik Perseorangan maupun kolektif, dilarang melakukan pungutan kepada peserta didik, baik secara langsung maupun tidak langsung yang bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Saat di konfirmasi awak media, Humas dari SMPN 3 Parung Panjang membenarkan adanya biaya Rp 450.000 untuk acara wisuda dan sampul ijazah.

” Benar, kegiatan tersebut ada, lebih lanjutnya tanyakan ke Kepala Sekolah saja ” ucapnya Asep

Di saat yang sama awak media menanyakan melalui pesan whatsapp, ke kepala sekolah SMPN 3 Parung Panjang namun tidak ada jawaban.

Sampai berita ini diterbitkan dinas terkait belum dikonfirmasi.

Berita Terkait

SMPN 5 Curug Tidak Mengindahkan Himbauan Dari Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang
SMA-SMK Mulia Buana Tetap Gelar Wisuda Mewah, Meski Kemendikbudristek Tegas: Tidak Wajib
Permintaan THR Honorer di Kabupaten Tangerang: Tahun Ini Pun Diharapkan
Wali Murid di Tangerang Keluhkan Kebijakan Pembayaran Zakat Fitrah Melalui Sekolah
Libur Natal Dan Tahun Baru Telah Berakhir Kini SMP Negeri 01 Ciseeng Kembali Aktif Belajar
Diduga Belum Genap Satu Bulan Paving Blok di SMP Negeri 4 Sudah Rusak
Diduga Proyek Paving Blok Tak Bertuan Dikerjakan Di SMP Negeri 3 Curug Tidak Sesuai spesifikasi Standar Pekerjaan
Diduga Tidak Ada Pengawasan Dari Dinas Pendidikan Proyek Paving Blok Di SMP Negeri 4 Curug Tidak Ada Papan Informasi Pekerjaan
Berita ini 131 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Mei 2024 - 19:21 WIB

SMPN 5 Curug Tidak Mengindahkan Himbauan Dari Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang

Kamis, 2 Mei 2024 - 03:59 WIB

SMA-SMK Mulia Buana Tetap Gelar Wisuda Mewah, Meski Kemendikbudristek Tegas: Tidak Wajib

Sabtu, 23 Maret 2024 - 19:46 WIB

Permintaan THR Honorer di Kabupaten Tangerang: Tahun Ini Pun Diharapkan

Jumat, 22 Maret 2024 - 17:56 WIB

Wali Murid di Tangerang Keluhkan Kebijakan Pembayaran Zakat Fitrah Melalui Sekolah

Senin, 8 Januari 2024 - 12:42 WIB

Libur Natal Dan Tahun Baru Telah Berakhir Kini SMP Negeri 01 Ciseeng Kembali Aktif Belajar

Rabu, 13 Desember 2023 - 10:19 WIB

Diduga Belum Genap Satu Bulan Paving Blok di SMP Negeri 4 Sudah Rusak

Senin, 11 Desember 2023 - 08:45 WIB

Diduga Proyek Paving Blok Tak Bertuan Dikerjakan Di SMP Negeri 3 Curug Tidak Sesuai spesifikasi Standar Pekerjaan

Minggu, 10 Desember 2023 - 22:22 WIB

Diduga Tidak Ada Pengawasan Dari Dinas Pendidikan Proyek Paving Blok Di SMP Negeri 4 Curug Tidak Ada Papan Informasi Pekerjaan

Berita Terbaru

Hukum dan Kriminal

FPII Kecam Sikap Premanisme Oknum Debt Colektor Ancam Pimpinan KLTV Indonesia

Minggu, 16 Jun 2024 - 13:16 WIB