Desa Rancagong Lalai, Pusaka Merah Putih Berkibar Dalam Kondisi Usang Dan Robek

Kamis, 15 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG, DentumNews | Pemandangan yang sangat tidak sedap dialami oleh awak media yang sedang melakukan kontrol sosial ke wilayah Rancagonng, Rabu (14/05/2023).

Ditemukan, Bendera Merah Putih kondisinya sudah kusam dan Robek Berkibar di Kantor Desa Rancagong, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang.

Dalam hal ini, Pemerintah Desa terindikasi dan diduga telah melanggar ketentuan UU Nomor 24 Tahun 2009 tentang bendera
Pada pasal 24 Undang-Undang diatur soal larangan yang dilakukan terhadap Bendera Negara.

Disebutkan bahwa setiap orang dilarang mengibarkan Bendera Negara yang rusak,sobek,luntur,kusut,atau kusam.

Adapun pidana selama (1) satu Tahun Penjara dan Denda paling banyak (100.000.000) seratus juta rupiah.

Kendati demikian, masih banyak orang Indonesia yang belum menyadari betapa pentingnya menanamkan rasa nasionalisme pada diri mereka, sehingga banyak ditemui perilaku yang bertentangan akan norma-norma Pancasila.

Salah satu perbuatan yang tak patut dicontoh yaitu mengarah pada penghinaan atau pelecehan terhadap bahasa, lambang negara, lagu kebangsaan dan bendera merah putih.

Iwan Patiwel, Kepala Desa Rancagong mengakui bahwa terkait ketidak tahuannya mengenai undang-undang yang mengatur tentang bendera merah putih.

Mengenai hal ini kata Iwan, dirinya merasa berterima kasih kepada Awak Media yang sudah mengingatkan atas indikasi kelalaian yang telah dilakukanya.

“Alhamdulillah, atas dasar informasi kawan media terkait bendera yang ada di halaman kantor kami, saya selaku kepala desa berterima kasih atas masukannya. Insya’Allah bendera merah putih yang sangat  kita hormati dan kita hargai ini, segera akan kami ganti,” pungkasnya melalui pesan singkat.

Perlu diketahui, Bendera Merah Putih merupakan simbol identitas jati diri bangsa yang mengandung filosofi sangat mendalam.

Jangan sampai perjuangan para pahlawan kemerdekaan yang ikhlas hingga rela mati demi menjaga, membela, dan merebut dari tangan penjajah, dinodai oleh perbuatan yang mengarah pada penghinaan.

Dedi Suprayitno

Berita Terkait

Polisi Secara Profesional Tangkap Pelaku Pencurian Rumah Kosong di Teluk Naga, Tangerang
Kunjungan Balai Penyuluhan Pertanian di KWT Sri Wahyuni Desa Kohod Menjadi Motivasi Menuju Prestasi
Pengurus Karang Taruna Kelurahan Sepatan Menggelar Kegiatan Santunan Anak Yatim di Bulan Ramadhan
Warga Tangerang Selatan Tolak Penutupan Akses Jalan Raya Serpong-Parung
Respons Lima Wartawan Atas Tudingan Pemerasan oleh Pengusaha Pakan Ternak
Kerukunan dan Kepedulian: Karang Taruna Kecamatan Curug Berbagi Takjil di Bulan Ramadhan
Menjelang Berbuka Puasa, DPD Provinsi Banten Bagikan Takjil kepada Pengguna Jalan
Warteg Gratis Alfamart Kembali Hadir, Bagikan 35.000 Paket Buka Puasa Untuk Duafa
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 23 April 2024 - 11:38 WIB

Polisi Secara Profesional Tangkap Pelaku Pencurian Rumah Kosong di Teluk Naga, Tangerang

Jumat, 19 April 2024 - 00:09 WIB

Kunjungan Balai Penyuluhan Pertanian di KWT Sri Wahyuni Desa Kohod Menjadi Motivasi Menuju Prestasi

Selasa, 9 April 2024 - 03:33 WIB

Warga Tangerang Selatan Tolak Penutupan Akses Jalan Raya Serpong-Parung

Sabtu, 6 April 2024 - 14:54 WIB

Respons Lima Wartawan Atas Tudingan Pemerasan oleh Pengusaha Pakan Ternak

Sabtu, 6 April 2024 - 09:12 WIB

Kerukunan dan Kepedulian: Karang Taruna Kecamatan Curug Berbagi Takjil di Bulan Ramadhan

Jumat, 5 April 2024 - 19:38 WIB

Menjelang Berbuka Puasa, DPD Provinsi Banten Bagikan Takjil kepada Pengguna Jalan

Jumat, 5 April 2024 - 19:34 WIB

Warteg Gratis Alfamart Kembali Hadir, Bagikan 35.000 Paket Buka Puasa Untuk Duafa

Kamis, 4 April 2024 - 21:22 WIB

Komoditi Pangan Jelang Hari Raya di Kabupaten Tangerang Berstatus Aman

Berita Terbaru