Kasto Mengaku Ditawari Uang Tapi Menolaknya Dalam Persidangan Dugaan Korupsi Unsika Kerawang

Selasa, 6 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


BANDUNG, DentumNews | Sidang perkara dugaan korupsi di Kampus Universitas Singaperbangsa (Unsika) Kerawang tahun anggaran 2018 sampai 2019 dengan terdakwa Kasto kembali digelar majelis hakim diketuai Akbar Isnanto,SH.M.Hum, dengan agenda pemeriksaan terdakwa di Pengadilan Tipikor Bandung, Senin 5 Juni 2023.

Saat diperiksa terdakwa Kasto mengaku tidak melakukan seperti yang dituduhkan dalam dakwaan Jaksa penuntut umum Kejari Kerawang. Termasuk menerima janji dari Roni Sahroni Direktur PT. Bukitbarisani.

“Saya sebagai anggota pokja bekerja sesuai dengan tupoksi saya. Sebagai anggota pokja tidak punya kewenangan menentukan para pemenang tender. Yang punya kewenangan ketua pokja pak Dida,” ujar Kasto.

Saksi Firman ketika sebagai saksi dipersidangan mengaku pernah memberikan sejumlah uang dan keterangan tersebut sudah terdakwa tolak. Namun perlu dipertegas lagi, apakah terdakwa Kasto pernah menerima pemberian sejumlah uang dari sudara Firman? Tanya Penasihat Hukum, Syamsul Jahidin.

‘Tidak pernah jawab Kasto,’ dengan tegas.

Kasto mengaku pernah ditawarin sejumlah uang oleh saudara Dedi, PPK. Namun pemberian uang tersebut dia tolak.


Mendengar pernyataan Kasto tersebut salah seorang anggota majelis hakim mempertegas. ‘Apakah tawaran pembrian uang itu, sebelum pekerjaan proyek atau sudah selesai?’ tanya Hakim.

“Setelah selesai pak hakim,” jawab Kasto.

Kenapa kamu tolak? ‘Tanya hakim lagi.

“Saya hawatir kalau terjadi apa-apa, ya sepeti ini, pak Hakim,” kata Kasto.
Sementara itu usai sidang, penasihat hukum terdakwa Kasto, Syamsul Jahidin, S.i.kom.,S.H.,M.M., kepada wartawan di PN Tipikor Bandung mengatakan, apa yang dituduhkan jaksa penuntut umum terhadap kliyennya tidak dapat dibuktikan oleh jaksa penuntut umum.

“Sejak awal persidangan keterangan saksi-saksi dan keterangan para ahli yang dihadirkan jaksa penuntut umum tidak ada yang memberatkan kliyen kami,” ujar Syamsul.

Syamsul menyakini kliyennya akan mendapatkan keadilan dari majelis hakim.

“Dari fakta-fakta yang terungkap dalam persidangan, Insyaallah kliyen kami pak Kasto akan mendapatkan keadilan dari majelis hakim,” ungkap Syamsul.

“Dari fakta persidangan Jaksa penuntut umum dalam menjadikan pak Kasto sebagai terdakwa dalam kasus ini, tidak didukung oleh dua alat bukti sebagaimana termuat dalam Pasal 184 KUHAP bukti yang cukup,” kata Syamsul.

Dalam perkara ini Kasto didakwa terlibat korupsi pada proyek pembangunan Fakultas Ilmu Komunikasi (Fasilkom), Gedung G5 dan Labolatoriupm Komputer di Kampus Universitas Singaperbangsa (Unsika) Kerawang tahun anggaran 2018 sampai 2019.

Saat itu terdakwa Kasto sebagai anggota Pokja lelang proyek tersebut Kerugian negara menurut dakwaan senilai Rp.6,2 milyar.

Jaksa Penuntut Umum menjerat terdakwa dengan pasal 2 UU Tipikor dan Pasal 12 a UU Tipikor.

(Hdr)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berita Terkait

Kecelakaan Pesawat Latih Jatuh Di Serpong, Tiga Orang Dikabarkan Tewas
Lembaga Survei Index Politica Rilis Bacabup Paling Populer Jelang Pilkada Kabupaten Tangerang 2024
IKN Nusantara Tingkatkan UMKM dan Perekonomian Masyarakat
Pengamat : Dukung Bea Cukai Lakukan Perbaikan di Segala Lini
Diperkuat Megawati Hangestri, Tim Voli BIN Optimis Menjuarai Pro Liga 2024
Gunung Ruang di Sulawesi Utara Meletus, Sebanyak 828 Warga Dievakuasi
Penyelidikan Berlanjut Terhadap Serangkaian Aksi Kekerasan di Papua
Partai Golkar Umumkan Penugasan Baru untuk Pilkada Serentak 2024, Perkuat Persaingan dan Strategi Kemitraan
Berita ini 71 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 Mei 2024 - 22:25 WIB

Kecelakaan Pesawat Latih Jatuh Di Serpong, Tiga Orang Dikabarkan Tewas

Rabu, 15 Mei 2024 - 16:13 WIB

Lembaga Survei Index Politica Rilis Bacabup Paling Populer Jelang Pilkada Kabupaten Tangerang 2024

Rabu, 8 Mei 2024 - 15:33 WIB

IKN Nusantara Tingkatkan UMKM dan Perekonomian Masyarakat

Rabu, 8 Mei 2024 - 09:38 WIB

Pengamat : Dukung Bea Cukai Lakukan Perbaikan di Segala Lini

Senin, 22 April 2024 - 01:56 WIB

Diperkuat Megawati Hangestri, Tim Voli BIN Optimis Menjuarai Pro Liga 2024

Kamis, 18 April 2024 - 11:18 WIB

Gunung Ruang di Sulawesi Utara Meletus, Sebanyak 828 Warga Dievakuasi

Selasa, 9 April 2024 - 15:49 WIB

Penyelidikan Berlanjut Terhadap Serangkaian Aksi Kekerasan di Papua

Selasa, 9 April 2024 - 03:28 WIB

Partai Golkar Umumkan Penugasan Baru untuk Pilkada Serentak 2024, Perkuat Persaingan dan Strategi Kemitraan

Berita Terbaru

Hukum dan Kriminal

FPII Kecam Sikap Premanisme Oknum Debt Colektor Ancam Pimpinan KLTV Indonesia

Minggu, 16 Jun 2024 - 13:16 WIB