Wartawan Dikeroyok di SPBU Cikupa Kini Kasusnya Lanjut Ke PN Tangerang, 1 Terdakwa dan 4 DPO

Jumat, 20 Januari 2023 - 02:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang, DentumNews | Kasus Wartawan yang dikeroyok oleh oknum Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 34-15715 Jalan Raya Otonom Cikupa, Desa Pasir Gadung, Kecamatan Cikupa Kabupaten Tangerang pada 24 Oktober 2022 lalu kini berlanjut ke Pengadilan Negeri Tangerang, 1 Terdakwa dari pihak SPBU dan 4 lainnya menjadi DPO (Daftar Pencarian Orang), Jum’at, 20/01/2023.

FA selaku pelapor dan 4 saksi didampingi oleh kuasa hukum Ujang Kosasih, SH & Partner mendatangi Pengadilan Negeri (PN) Tangerang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari pengamatan awak media diruang Sidang 6, Lantai 2 pada Pengadilan Negeri Tangerang korban dicecar pertanyaan oleh Majelis Hakim dan penasehat hukum dari terdakwa.

Fandi selaku korban, menjelaskan kronologis pengeroyokan yang Berawal dari kecurigaan para korban melihat motor Suzuki Thunder mondar-mandir mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM)di SPBU Cikupa.

Baca Juga :  Sidang ke 6 pihak purnawirawan TNI menghadirkan 2 orang saksi

Saat dikonfirmasi oleh Awak Media ke bagian operator pengisian BBM, terkait perihal kejanggalan tersebut,”ke pengawas aja pak jangan ke saya,”ucapnya.

Tak berselang lama, kemudian keluarlah pengawas berseragam hitam yang bernama Erwin.Terjadilah perdebatan sehingga tak terkontrol emosi yang menjadi keributan hingga berakhir penganiayaan terhadap 4 wartawan, keterangan Fandi pada saat ditanya oleh Majelis Hakim.

Saat terdakwa Erwin dimintai keterangan oleh hakim,” ia mengakui bahwa dirinya menendang korban Fandi karena kesal,”tuturnya.

Kuasa hukum terdakwa mencecar pertanyaan kepada korban,”Saudara korban apakah ada aturan yang mengatur bahwa wartawan boleh atau punya kapasitas untuk mengawasi BBM,” tanya kuasa hukum terdakwa.

Baca Juga :  Mendikbudristek Dorong Bahasa Indonesia Jadi Bahasa Resmi ASEAN

“Kami selaku Awak Media memang diharuskan melakukan kontrolisasi kepada siapapun yang melanggar aturan dan dilindungi oleh UUD serta dibekali dengan surat tugas khusus dari Pimred untuk mengawasi BBM bersubsidi sesuai Regulasi” jawabnya.

Saat kuasa hukum terdakwa meminta korban menunjukan surat tugas khusus untuk mengawasi BBM korbanpun dengan sigap memperlihatkannya kepada kuasa hukum dan Hakim.

Setelah usai sidang, Pengacara Hukum Fandi mengapresiasi kepada penegak hukum atas kinerjanya.

“Alhamdulillah pada hari ini Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan saksi dari korban pengeroyokan rekan kita Fandi di SPBU Cikupa pada bulan Oktober lalu, tandasnya.

Lebih lanjut ia menyampaikan satu hal yang luar biasa, “kita apresiasi kepada para aparat penegak hukum khususnya Polres Tigaraksa kemudian Kejaksaan Negeri Tangerang yang sudah memproses terdakwa sesuai dengan aturan, saksi ini dihadirkan tentunya untuk mencari kebenaran, keterangan saksi satu dengan saksi yang lain tentunya dibarengi dengan barang bukti” ujar Pengacara di halaman PN Tangerang, Kamis, (19/01/2023).

Baca Juga :  Pemprov Banten Menerima 57,15 Ton Beras Rampasan dari Kajati Banten.

Pengacara Ujang Kosasih juga menyebutkan bahwa 1 terdakwa dari SPBU dan 4 lainnya menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO), “Berdasarkan yang kita lihat dari layar monitor disitu terdakwa adalah Saudara Erwin dari SPBU, yang lainnya masih DPO, mudah mudahan pihak kepolisian tetap melakukan pengejaran DPO” ungkapnya.

“Saya selaku penasehat hukum tentunya akan terus mengawal kasus ini sampai adanya kepastian hukum” paparanya.

Dibuat

(Saepudin)

Berita Terkait

Diduga Cv Cahaya Kontraktor Kurangi Volume Pekerjaan Hotmik
Proyek Paving Blok Yang Dikerjakan Cv Daniswara Diduga Dikerjakan Asal Asalan
Pembangunan Gedung Di Desa Cukanggalih Diduga Tidak Ada Izin Resmi
Proyek Betonisasi CV. Rere Putra Perkasa Diduga Di Kerjakan Tidak Sesuai Standar Spesifikasi Pekerjaan 
Pekerjaan Gorong Gorong Oleh PT. Puri Nusa Jaya Kusuma Diduga Sangat Meresahkan Warga Dan Pengguna Jalan
Warga Berikan Apresiasi Dengan Adanya Pembangunan Hotmik Yang Di Kerjakan Oleh CV.Benteng Putra
Diduga Kontraktor Nakal Beraksi Kembali Dikecamatan Curug
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 9 Desember 2023 - 15:36 WIB

Diduga Cv Cahaya Kontraktor Kurangi Volume Pekerjaan Hotmik

Sabtu, 9 Desember 2023 - 08:52 WIB

Proyek Paving Blok Yang Dikerjakan Cv Daniswara Diduga Dikerjakan Asal Asalan

Jumat, 8 Desember 2023 - 20:29 WIB

Bambang Siap Dukung Penuh Prayudha Septiadi Wijaya Caleg DPR RI Banten Tiga

Kamis, 7 Desember 2023 - 13:26 WIB

Pembangunan Gedung Di Desa Cukanggalih Diduga Tidak Ada Izin Resmi

Kamis, 7 Desember 2023 - 12:41 WIB

Senin, 4 Desember 2023 - 19:48 WIB

Proyek Betonisasi di Perumahan Saribumi Kelurahan Binong Diduga Tidak Sesuai RAB

Senin, 4 Desember 2023 - 09:34 WIB

Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Tangerang, Meluncurkan Sistem Informasi Data Penerimaan Pajak dan Retribusi melalui QRis.

Jumat, 1 Desember 2023 - 16:44 WIB

Pekerjaan Gorong Gorong Oleh PT. Puri Nusa Jaya Kusuma Diduga Sangat Meresahkan Warga Dan Pengguna Jalan

Berita Terbaru

Foto lokasi pekerjaan (DentumNews.com)

Bisnis

Kamis, 7 Des 2023 - 12:41 WIB