Connect with us

Proyek Pemerintah

Pekerjaan Tak Sesuai Spek, Diduga Pelaksana Asik Pesta Miras

Diterbitkan

on

Foto dan miras

Tangerang, DentumNews | Proyek Betonisasi Jalan yang berada di Wilayah Desa Cijantra, RT.01 RW. 01 Kecamatan Pagedangan diduga dikerjakan tak sesuai spesifikasi, standart maupun kualitas. Selasa, 20/12/2022.

Pasalnya, besi dowel hanya di ikat dengan tali kawat dan tidak di las, pemasanganya pun kurang dari 4 meter, sedangkan jalan tersebut memiliki lebar 4 meter, bekistingnya juga bekas.

Saat Awak Media hendak konfirmasi ke pelaksana, namun dirinya tak nampak batang hidungnya di lokasi.

Baca Juga :  Kerjakan Proyek Betonisasi Asal-Asalan, CV. Sama Megah Indah Harus Dikaji Kembali

Menurut keterangan seorang warga, dirinya mengaku melihat pelaksana sedang menenggak minuman keras di lokasi pengecoran.

“Saya dari sore disini, pelaksananya lagi pada minum sama temen-temenya, habis minum pelaksananya ngilang, saya enggak tahu lagi kemana dia,” ujarnya.

Sedangkan Pengawas proyek, saat ditanya mengapa pelaksananya tak ada di lokasi, ia menjawab bahwa dirinya juga tidak tahu.

“Saya enggak tahu bang pelaksananya, saya juga nungguin dari tadi, dihubungi juga susah,” paparnya.

Baca Juga :  LPI Menduga KPA Dan PPKA Ada Apa Di Balik Pemenang Tender Proyek Jembatan Jati Pulo

Diduga Keras, pelaksana proyek tersebut terpengaruh minuman ber-alkohol, sehingga dirinya lepas tanggung jawab dan meninggalkan lokasi pekerjaan.

Sungguh aneh tapi nyata, pelaksana yang harusnya bertanggung jawab sepenuhnya, namun beda dengan pelaksana yang satu ini, dirinya malah asik berpesta miras dan menghilang tanpa jejak serta melalaikan pekerjaanya.

Hal itu membuat geram Gerakan Nasional Pengawasan (GNP) Tindak Pidana Korupsi (TIPIKOR).

Pihaknya menyebut, bahwa apa yang diperbuat pelaksana, itu ialah suatu tindakan yang tidak sepatutnya dilakukan, dan itu adalah perbuatan yang konyol, apalagi hal tersebut dilakukan di lokasi proyek.

Baca Juga :  Direktur Pt. Minamas Plantation Kini Tuai Banyak Pujian

“Gimana pekerjaan mau bener kalau pelaksananya aja gak jelas begitu,” ucapnya.

Mengenai hal tersebut, GNP Tipikor Akan Segera Layangkan Surat ke Dinas Terkait untuk menindaklanjuti adanya dugaan rencana Mark Up anggaran betonisasi jalan.

Sampai berita ini diterbitkan dinas terkait belum bisa di konfirmasi.

(Saepudin)

Lanjut membaca
Advertisement
Klik untuk berkomentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *