Penyidik PPA : Kami akan Maximalkan yang Terbaik Untuk Kasus Ini

Jumat, 30 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang, DentumNews | Pasca adanya miss komunikasi terkait penyampaian yang disampaikan oleh Bhabinkamtibmas Pagersari yang diterima oleh pihak keluarga korban pencabulan menjadikan down dan sempat menduga bahwa keadilan akan hilang, akhirnya Asep NS sebagai wali dari bunga salahsatu korban mendapatkan penjelasan yang sedikitnya memberikan rasa tenang dari salahsatu penyidik PPA Polres Semarang Jawa tengah (Kamis 29 September 2022) di ruangan PPA.

Setelah sempat menunda undangan melalui percakapan telepon dari penyidik PPA yang tidak menyebutkan namanya, akhirnya Asep NS didampingi oleh ibu korban dan rekan serta kerabat, bertemu dengan penyidik PPA.

Baca Juga :  Kang Tb Sukendar Beri Ucapan Milad Ke 53 Tahun Kepada Kapolri

Disampaikan oleh penyidik PPA tersebut, ” Saya rasa ada penyampaian yang salah mas, jadi ini hanya miss komunikasi saja, dan kami pastikan bahwa kami akan bekerja sesuai tupoksi serta tetap didalam koridor “.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

” Tidak akan ada bahasa SP3 seperti dugaan dari pihak manapun pasca salah penyampaian tersebut “.

Baca Juga :  Laporan Sementara Kecelakaan Bus Terjun Ke Sungai Guci, Tegal, Jawa Tengah

Sementara itu Asep NS mengatakan ” Kami tidak akan mengintervensi kinerja kepolisian, akan tetapi berharap bahwa kasus ini terang benderang tanpa adanya intervensi dari pihak manapun “.

” Terkait adanya penahanan kepada pelaku meski dibawah umur, saya rasa ada walaupun tidak didalam jeruji besi dan disatukan dengan pelaku kejahatan umum lainnya, serta sidang anak pun ada meski tertutup ataupun penjara anak pun ada “.

Baca Juga :  Program P5 Dalam Kurikulum Merdeka Di SMP Negeri 1 Kelapa Dua

” Keponakan saya saja sudah direnggut kehormatannya oleh pelaku yang saya rasa meski pelaku dibawah umur akan tetapi bisa ada dua korban, pelaku seperti sudah paham terkait perbuatan cabul, maka dari itu sayapun berharap pihak kepolisian meski belum sampai ke ranah persidangan dapat merenggut kebebasan dari sipelaku dari segala sisi kebebasannya, baik itu dekat dengan orangtuanya ataupun lainnya dengan cara yang sesuai UU yang berlaku “.

(RED)

sumber : Penajournalis

Berita Terkait

Kapolres Metro Jaktim Gelar Silahturahmi Dan Bukber Bersama Ormas Se-Jakarta Timur
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten, Ameriza, Resmi Dikukuhkan Oleh Deputi Gubernur Bank Indonesia.
H.Ashari Asmat Dir Ops Perumda Pasar NKRI kabupaten Tangerang Mengucapkan Selamat Hari Pers
Kapolresta Tangerang Kroscek Gudang Logistik KPU di Kecamatan Kemiri
Beni Sugiarto Caleg DPRD Kabupaten Tangerang Dapil 5, Sederhana, Peduli Dan Sosial Tinggi
Diduga CV Daniswara Pelaksana Proyek Paving blok Di Ciakar RT.02 RW Tidak Sesui RAB
Diduga Cv Cahaya Kontraktor Kurangi Volume Pekerjaan Hotmik
Nekad Terjun ke Kali Penjambret HP Nyaris Tewas
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 20 Maret 2024 - 00:50 WIB

Kapolres Metro Jaktim Gelar Silahturahmi Dan Bukber Bersama Ormas Se-Jakarta Timur

Selasa, 20 Februari 2024 - 19:29 WIB

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten, Ameriza, Resmi Dikukuhkan Oleh Deputi Gubernur Bank Indonesia.

Minggu, 11 Februari 2024 - 17:37 WIB

H.Ashari Asmat Dir Ops Perumda Pasar NKRI kabupaten Tangerang Mengucapkan Selamat Hari Pers

Selasa, 6 Februari 2024 - 21:50 WIB

Kapolresta Tangerang Kroscek Gudang Logistik KPU di Kecamatan Kemiri

Sabtu, 3 Februari 2024 - 14:23 WIB

Beni Sugiarto Caleg DPRD Kabupaten Tangerang Dapil 5, Sederhana, Peduli Dan Sosial Tinggi

Rabu, 13 Desember 2023 - 16:14 WIB

Diduga CV Daniswara Pelaksana Proyek Paving blok Di Ciakar RT.02 RW Tidak Sesui RAB

Sabtu, 9 Desember 2023 - 15:36 WIB

Diduga Cv Cahaya Kontraktor Kurangi Volume Pekerjaan Hotmik

Senin, 4 Desember 2023 - 14:16 WIB

Nekad Terjun ke Kali Penjambret HP Nyaris Tewas

Berita Terbaru